Tuesday, May 2, 2017

Lima Hal Serunya Jadi Editor Buku

Seorang editor buku tak hanya berkutat di depan komputer. banyak serunya.
 (Foto: Benny)


Alhamdulillah, saya sudah melewati masa 12 tahun menjadi seorang editor buku.

Profesi editor buku masih awam bagi sebagian masyarakat. Bahkan pernah ketika menjawab pertanyaan tetangga sebelah bahwa pekerjaan saya adalah sebagai editor buku, dia langsung  menanyakan harga cetak buku Yasin. Memang,  tak jarang saya bertemu orang yang masih bingung antara bisnis penerbitan (buku) dan percetakan (buku).

Saya tidak ingin menjelaskan ihwal jenis-jenis pekerjaan saya sebagai editor buku. Kali ini saya akan berbagi hal-hal yang menyenangkan selama menyandang profesi editor buku. Banyak hal jika ditulis. Biar tidak letih membacanya, saya ringkas menjadi lima hal saja.

Pembaca Pertama Naskah (calon) Buku Best Seller
Menggarap naskah kumpulan puisi Prilly Latuconsia. (Foto: Benny)

Kebahagiaan pertama seorang editor adalah ketika mendapat naskah dari penulis terkenal. Bisa juga mendapat naskah bagus yang potensial laris dari penulis yang belum terkenal. Ujung kebahagiaan adalah ketika buku itu kemudian disukai masyarakat dan laris manis dari segi penjualan. Walaupun yang akan dikenal masyarakat adalah penulisnya, tapi sebagai ‘bidan’ yang membantu proses persalinan buku itu tentu akan ikut bahagia.

Saya sering merasa bangga ketika mendapat naskah, misalnya dari Pidi Baiq. Bangga karena sayalah yang pertama dipercaya membaca utuh karyanya. Saat penggemarnya masih menunggu buku terbit, saya sudah menamatkannya. Bahkan saya bisa bantu ikut memoles di beberapa bagian. Itu menyenangkan.



Mengenal Dekat Penulis Terkenal

Bertemu Djoko Lelono, penulis favorit ketika saya kecil. (Foto Benny)


Mungkin orang lain mengidolakan artis atau tokoh politik, saya sejak dulu selalu mengidolakan penulis. Jadi saya bangga jika bisa kenal dekat penulis terkenal.  Beruntunglah saya sebagai editor buku bisa mendekati beberapa penulis beken di Indonesia, tanpa harus kelihatan seperti fansnya.  Deretan nama penulis yang saya ingin temui sebagian besar sudah saya beri tanda centang karena akhirnya terwujud. Siapa saja? Maaf ini wilayah privasi.

Karena saya bekerja di penerbit buku nasional yang kerap menerbitkan buku-buku penulis asing, kesempatan untuk bertemu penulis luar negeri pun sangat besar. Ini sangat menyenangkan buat saya.
Sebagian penulis yang saya idolakan itu bahkan akhirnya menjadi sangat dekat dan bersahabat. Keren kan bisa bersahabat dengan seorang penulis. Saya tidak pernah merasa rugi sedikit pun berkenalan dengan seorang penulis. Malah semakain banyak bertemu penulis terkenal, wawasan penulisan saya makin bertambah.

Dilibatkan Acara Bergengsi

Terlibat dalam agenda internasional itu memperluas jaringan dan menambah wawasan.
(Foto: Benny)


Tidak sedikit orang mengira pekerjaan seorang editor buku hanyalah duduk di depan komputer. Mungkin itu editor buku pada masa lampau. Saya sendiri sejak tahun-tahun pertama menjadi editor buku kerap bekerja di luar kantor. Bekerja karena ditugaskan oleh perusahaan untuk menjadi pembicara pada acara seminar, pemateri workshop, menjadi anggota panitia kegiatan nasional, dan masih banyak lainnya.

Bahkan selama bertahun-tahun saya selalu terlibat dalam kegiatan besar seperti Konferensi Penulis Cilik Indonesia, maupun Akademi Remaja Kreatif Indonesia dari Kementerian pendidikan dan kebudayaan. Bekerjasama dengan Kedutaan besar republic Indonesia di India, saya juga pernah menjadi utusan meninjau New Delhi World Book Fair misalnya.

Traveling ke Luar Negeri

Dinas ke luar negeri sekaligus menjelajak negeri impian saya, India.
(Foto Benny)

Ini adalah hal yang sungguh di luar perkiraan saya. Tadinya saya sama sekali tidak terpikir akan melakukan perjalanan dinas keluar negeri jika menjadi seorang editor buku. Itu sebabnya saya sebelumnya memilih profesi sebagai wartawan. Tapi di dunia jurnalistik saya belum pernah merasakan dinas ke luar negeri sama sekali.

Dua tahun setelah menjadi editor buku saya sudah ditugaskan ke Malaysia, selanjutnya saya dinas ke Italia, Jerman, Thailand,  dan Italia. Maka, nikmat mana lagi yang tidak saya syukuri menjadi seorang editor buku?

Tak hanya luar negeri, saya pun bisa mengunjungi separuh total jumlah provinsi di Indonesia karena menjadi editor buku.

Menjadi Pejuang Literasi

Mamadukan passion saya dengan ikut gerakan literasi.
(Foto: Benny)

Minat baca Indonesia yang rendah membuat miris hati saya. Dan saya ingin bergabung dengan para pejuang literasi untuk meningkatkan nagka tersebut. Tak hanya jumlah tapi juga kualitas.  Dengan bekerja sebagai editor buku, dengan mudah saya bisa mendapat akses dan koneksi dengan para pejuang literasi. Bahkan saya bisa ikut memberi dukungan, misalnya informasi mendapatkan buku dengan harga diskon.

Sebagai editor buku, saya juga kerap mendapat hadiah buku dari banyak orang. Ketimbang menumpuk, biasanya saya donasikan ketika melakukan perjalanan ke daerah terluar yang sulit menjangkau buku. Senang rasanya bisa melihat wajah orang-orang yang bahagia ketika mendapatkan buku, terutama anak-anak.


Tentu saja duka dan bapernya juga saya terima sebagai editor buku. Tapi saya tidak akan menuangkannya sekarang. Kecuali jika ada 100 orang menandatangani petisi agar saya menuliskannya.

Tuesday, April 11, 2017

Joget 'Turun Naik' Viral, Blasta Rap Family Langsung Beken




Sebulan lalu, jarang  masyarakat yang mengenal nama group musik Blasta Rap Family asal Merauke ini. Tapi kini, hampir semua keranjingan lagu karya mereka bertajuk  'Oles Turun Naik'. Musik berirama reage ini begitu booming di media sosial karena banyak netizen yang mengunggah video jogetnya.

Sesungguhnya lagu yang ramah telinga ini juga didukung oleh Freshboy dan Defar. Hal ini seperti diunggah oleh akun instagram mereka @bosblasta_Rap_family. Disebutkan pula, sejak lagu itu viral di media sosial, para pencipta dan pelantunnya mulai sibuk diwawancarai sana-sini, terutama di kota Merauke. bahkan liputan koran lokal juga besar-besar untuk mendukung kiprah mereka di blantika musik Indonesia.

Bahkan rapper kondang Indonesia Saykoji secara terbuka memuji mereka dan ingin bertemu kumpulan anak muda Merauke itu. "Gue nyari kontak yang buat lagu ini," tulis Saykoji di akun Instagramnya.




Ingin hapal lagunya, ini liriknya

Wooouwww aremab, Blasta Rap Family, (Collaboration), Fresh Boy,

Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik turun naik trus
Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik turun naik trus
Ko tingal oles naik turun naik trus
Ko goyang kasih kluar ko punya jurus
De mulai bikin-bikin de akal bulus,
Supaya de rencana bisa berjalan muluusss

Mayde-Mayde
Bertu tubi serangan
Yang di bawah umur harap ada pengawasan
Ini sebuah terlalu banyak penampakan
Sampai oknum dong goyang su raba kiri dan juga kanan
Masing masing mulai kasih kluar jurus jurus
Tinggal pilih yang dari kasar sampai mulus mulus
Dan yang ini macamnya de mau tiru Nicky Minaj
Slikan merapat bagi yang mau berminat
Tinggal turun naik
Oles baik baik
Biar dong dapat like
Biar dong nama naik
Moks macam iyokah!
Goyang biasa sajah
Jang terlalu buat ka!
Nanti orang ketawa
Rencana dong su atur walau medan itu lumpur
Tapi dorang siap tempur
Sampai mentari so timbul
Sungguh matih!
Sampai dong nekat! jalan kaki pulang pagi
Walau susah tidur nanti

Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik turun naik trus
Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik
Ko tinggal turun naik turun naik trus
Ko tingal oles naik turun naik trus
Ko goyang kasih kluar ko punya jurus
De mulai bikin-bikin de akal bulus,
Supaya de rencana bisa berjalan muluusss,



Permisi duluh mohh!
*** ko tabrak masuk
Buang sedikit kata
Semoga dapat diterima
Lihat ko oles banyak yang tertarik
Ko sangat sadis dan juga menarik *UmaahhChh**
Tapi, jang begitu kah!
Banyak yang baku marah
Hanya karena mau goyang dengan koh
Jadi jang terlalu oleh k!
sebelum ko dapat lego
Dengan sendal swalallow
Ehhh Adoohhhh!!!
Turun naik of the night
Party ****
Top hate is the back
Itu dia mace swag
Goyang ular
Sambil putar
Lagu ini
Tambah liar
Sampe nekat bongkar pagar
Itu dorang sudah lapar
I want to lest go
Ladies come lest go
Sombong dong tatto
Biar dong lego
Rumus buta bro
Goyang mulus tohh
Bayar goyang mohh
Itu Modus Toh!!


Monday, March 6, 2017

Melipir ke Minang Book Fair 2017



Acara dongeng juga diminati. (Foto Sulas Sky)

Peserta pameran tak hanya dari penerbit lokal, tapi juga sejumlah penerbit nasional mencapai jumlah 35 penerbit.  Jika dibandingkan dengan pameran buku yang jumlah standnya bisa ratusan, MBF 2017 memang tampak kecil. Tapi untuk tingkat provinsi sebanyak 57 stand buku sudah baik, apalagi ada 50-an stand nonbuku yang turut berpartisipasi.

Pengisi acara di MBF 2017 pun beragam, mulai dari mengundang pendongeng hingga mengundang sosok papan atas seperti Najwa Shihab, hingga penulis produktif Boy Chandra. saya sendiri datang ke MBF 2017 ini untuk meluncurkan sebuah novel baru karya penulis Padang Maya Lestari GF bertajuk Habibie Ya Nour Elain.

Talkshow penulisan bersama Maya lestari GF.
(Foto: Maya)
Jujur, saya sendiri tidak beraharp optimis dengan jumlah pengunjung acara yang saya ikuti. Maklum, di Jakarta sendiri acara peluncuran buku biasanya jarang diminati khalayak. Apalagi jika penulis tidak membawa pasukannya sendiri. Namun pikiran saya keliru, ternyata saat acara peluncuran buku digelar, kursi di depan saya terisi penuh bahkan banyak yang terpaksa berdiri ataupun duduk lesehan.

Minat Menulis Tinggi

Saya mengisi acara peluncuran buku yang dikemas dalam bentuk talkshow dengan menghadirkan penulis, Maya Lestari GF, didampingi host Denni Meilizon, penyair setempat. Seperti biasa, acara diisi dengan bercerita tentang proses kreatif penulisan buku baru tersebut.

"Buku ini ditulis dalam waktu relatif lama karena tulisan awalnya sempat tertunda," ujar Maya yang sudah menerbitkan belasan buku ini. Setahun silam Maya kembali meneruskan certanya dan merampungkannya dalam waktu sekitar tiga bulan.

Novelnya sendiri bercerita tentang kisah cinta diam-diam di dalam sebuah pesantren. Tentu saja karena berlatar pesantren, percintaan Bara dan Nilam jadi unik. Eksekusi ide cerita dilakukan Maya dengan unik dalam beberapa surat. Judul buku sendiri diambil berdasarkan lagu hits Amir Dhiab yang dalam cerita menjadi legu penjembatan hubungan cinta Bara dan Nilam.

Bripda Ramli Maulana menunjukkan buku pilihannya.
(Foto benny)
Pengunjung yang antusias dengan acara kemudian berebut bertanya, mulai teknis menulis hingga motivasi menulis. "Untuk memupuk motivasi menulis cobalah mengikuti komunitas menulis," ujar Maya yang juga aktivis komunitas menulis di Sumatera Barat.

Maya merasa senang karena selain minat baca, minat menulis pengunjung MBF juga relatif tinggi. Dibuktikan dengan munculnya pertanyaan soal kepenulisan. Acara yang berdurasi dua jam pun tuntas tanpa terasa.

Seusai acara saya sempat bertanya kepada seorang pengunjung yang ternyata anggota keplisian RI. Bripda Ramli Maulana mengatakan minatnya mengunjungi MBF karena sering melihat spanduk di pinggir jalan. "Kebetulan juga kantor Polda dekat dengan Masjid Raya, jadi sekalian pulang dinas mampir ke sini," ujar pria asalb Padang Panjang sambil memamerkan buku yang dibelinya.





Tuesday, January 17, 2017

Tiga Novel Laris dari Wattpad



Berbagai cara dilakukan penerbit untuk menerbitkan buku. Selain dikirim langsung dari penulis, kini penerbit juga membidik naskah yang ditayangkan melalui aplikasi Wattpad. Tentu saja tidak sembarangan angkut ke buku.

Wattpad merupakan situs dan aplikasi ponsel yang dibuat oleh Allen Lau dan Ivan Yuen pada November 2006. Wattpad, seperti situs dan aplikasi yang serupa, misalnya: Fiction Press, menyediakan wadah bagi para penulis di seluruh dunia untuk mengangkat karya mereka ke panggung dunia maya tanpa ada aturan-aturan tertentu yang mengikat, menghambat imajinasi mereka untuk berkembang.

Ada beberapa kriteria yang diterapkan penerbit agar sebuah naskah dari Wattpad bisa diterbitkan ke dalam bentuk buku. Pertama, naskah tersebut telah dikunjungi jutaan kali oleh netizen. Kedua, naskahnya secara isi tidak bermasalah, seperti pornografi dan keaslian. Ketiga, penulisnya mau diajak kerja sama.

Tak sedikit penulis baru lahir dari Wattpad ini. Dan kemudian bukunya malah ngehits menembus daftar best sellers. Berikut adalah Tiga judul novel laris yang berasal dari Wattpad.

Dear Nathan



Novel karya Erisca Febriani ini memulai cerita dari keterlambatan mengikuti upacara pertama di sekolah baru, Salma Alvira bertemu dengan seorang cowok yang membantunya menelusup lewat gerbang samping. Selidik punya selidik, cowok itu ternyata bernama Nathan; murid nakal yang sering jadi bahan gosip anak satu sekolah.

Novel ini sangat laris dan siap difilmkan. Sebelum ditebitkan sudah dikunjungi 7,5 juta kali di akun penulisnya. Diterbitkan oleh penerbit Media Baru.


Bad Romance



Novel karya siswi SMAN 5 Bandung Milli Equita ini bercerita tentang Nathaniel Adriano Wirasetya, seorang cowok yang hobi banget bikin rusuh seantero sekolah. Mulai dari hal sepele kayak telat, bikin kerusuhan, sampai tawuran. Parah? Banget. Tapi statusnya sebagai cucu pemilik yayasan seolah bikin semua peraturan menguap gitu aja kalau udah menyangkut nama Nathan. Katya jengah dengan kelakuan sok berkuasa dan sok gantengnya Nathan. Sampai akhirnya Katya berani melawan, tapi justru malah membuat Nathan semakin menjadi-jadi.

Novel ini terbilang laris karena sudah cetak ulang belum dalam hitungan waktu satu bulan. Sebelum diterbitkan sudah dibaca 6 juta pengunjung di Wattpad. Novel ini diterbitkan oleh Pastel Books.

Friend Zone



Novel karya Vanesa Marcella ini bercerita tentang David yang di mata Abel, David adalah cowok sempurna. Dia ganteng, populer, meski tengil tetapi baik, dan selalu berada di sisi Abel. Tiap David memandangnya, Abel selalu berharap rona merah di pipinya tidak ketahuan oleh David. Apalagi saat David menyentuhnya, mengacak rambutnya, seolah seluruh partikel di dalam tubuh Abel siap melesat tinggi menembus langit. Hanya satu kekurangan David, ia adalah sahabat Abel.

Novel remaja ini juga terbilang laris dan sudah cetak ulang. Sebelum diterbitkan sudah dibaca hampir 7 juta pengunjung. Novel ini diterbitkan oleh Bentang Pustaka.

Monday, January 9, 2017

Jefri Nichol Ke Lokasi Prostitusi Demi Film ‘Pertaruhan’


Membludaknya penonton film nasional, juga mendorong lahirnya deretan bintang-bintang muda berbakat Indonesia. Salah satunya yang kini mulai sering diperbincangkan netizen adalah aktor muda Jefri Nichol. Paling tidak ada dua film menjanjikan yang bakal rilis sudah berada di genggamannya, yakni Pertaruhan dan Dear Nathan.

Keterlibatannya di dunia layar lebar bukan lantaran modal tampang semata. Untuk meraih peran di film Pertaruhan, cowok kece yang biasa disapa Nichol ini tetap kudu melewati proses casting terlebih dulu. Padahal dia sudah pernah membintangi mini seri Kami Rindu Ayah dan drama seri Garuda Di Dadaku musim kedua.

“Aku awalnya casting. Waktu itu judulnya Brothers tapi kemudian diubah jadi Pertaruhan. Karena pertama kali aku dapat tawaran film dan ceritanya bagus banget, orang belakang layarnya juga terpercaya, jadi tanpa piker dua kali aku dengan senang hati terlibat,” ucapnya sambil menyebut nama  Adi Sumarjono dan Upi yang pernah menggarap film hits Serigala Terakhir sebagai produser dan penulis film Pertaruhan.

Jefri Nichol sebagai Elzan dalam 'Pertaruhan'. (Foto: IG PertaruhanFilm)

Cowok kelahiran Jakarta, 15 Januari 1999 ini pun akhirnya tahu bahwa dalam film ini bakal adu akting dengan aktor yang sudah punya nama. Sebut saja aktor kawakan Tio Pakusadewo yang nggak perlu ditanya lagi kemapuan aktingnya, juga Adipati Dolken yang sukses dengan film-film romantisnya, ditambah lagi Aliando yang punya penggemar jutaan umat. Tidakkah Nichol merasa takut tenggelam dengan nama besar mereka?

“Perasaan aku sih senangan banget karena tahu teman mainnya justru yang bisa bantu aku dalam segi acting dan membangun chemistry  sebagai saudara. Om Tio, Adipati dan Aliando ngasih ingpirasi banget buat aku jadi actor yang berbobot kayak mereka,” ungkap putra pasangan Junita Eka Putri dan Jhon Hendri ini.

Toh, Nichol ngerasa banget perannya nggak kalah penting dengan yang lain jadi nggak perlu merasa takut tenggelam. Kesulitan yang dihadapinya justru membuat dirinya makin semangat.  “Aku berperan sebagai Elzan, anak kedua dari empat bersaudara. Kesulitannya sih lumayan, karena latar belakang kehidupan Elzan beda banget dengan kehidupan asliku. Tapi untungnya aku punya banyak tema yang latar belakangnya kayak anak-anak di Pertaruhan. Jadi aku tinggal observasi sama mereka. Dan, aku memang sudah terbiasa sih bergaul dengan mereka,” paparnya.

Elzan beda banget dengan kehidupan asliku, kata Nichol.
(Foto: IG PertrauhanFilm)


Banyak cerita seru selama Nichol proses syuting Pertaruhan. Beberapa cerita bisa dilihat di akun Youtube miliknya. “Aku juga pernah diajak Om Tio pas proses reading jalan-jalan ke daerah rawan, tempat prostitusi, nongkrong di warung, sampai masuk tol nggak bayar hahahaha,” urai penggemar Leonardi Dicaprio ini.

Rencananya, film Pertaruhan bakal rilis awal Februari 2017. Deg-degan nggak? “Aku sih berharap bisa memberikan kesan yang baik untuk semua orang. Semoga penonton bisa nangkap inti cerita dan maknanya. Dan semoga tembus dua juta penonton hahahaha,” harap Nichol.



Dan bisa jadi kelak Nichol seperti yang diramalkan banyak netizen, bakal jai bintang muda yang meroket pada tahun 2017. Apalagi bulan Maret 2017 filmnya yang lain bertajuk Dear Nathan juga bakal tayang di bioskop. Di film yang diangkat dari novel laris dengan judul sama ini, Nichol akan menjadi peran utama bernama Nathan. Dan saat ini, jutaan remaja Indonesia juga sedang menunggu aksi Nichol sebagai Nathan.


“Semoga aku bisa terus dipercaya buat meranin karakter-karakter di film bagus dan produser yang bagus juga,” ucapnya menutup perbincangan dengan saya.

Sunday, January 8, 2017

Prilly Latuconsina Siap Terbitkan Buku Puisi Curhat Tentang Mantan



Prilly Latuconsina yang namanya meroket sejak akting di sinetron Ganteng-Ganteng Serigala, punya berbagai cara untuk terus mengukuhkan diri di dunia selebritis. Selain menapaki dunia tarik suara, artis ini juga melebarkan sayap dengan berakting di layar lebar, salah satunya yang hits adalah Hangout.

Tak berhenti sampai di sana, dara kelahiran 15 Oktober 1996 ini juga siap menerbitkan buku kumpulan puisi yang ditulisnya. "Puisi ini aku tulis di sela-sela kesibukan. Beberapa di antaranya memang seperti curhat," ujarnya.

Beberapa puisi, diakui Prilly sudah disebarkan melalui akun media sosial pribadinya. "Tapi tidak semuanya. Soalnya, kadang fans aku akhirnya malah kepo dan ribut  ngebahas puisi aku. Dikiranya aku lagi curhat tentang seseorang. Padahal nggak selalu begitu. Kadang aku ngalamin sesuatu atau melihat sesuatu yang ditulis jadi puisi," tepisnya.

Saking banyaknya puisi itu, Prilly akhirnya berniat menerbitkan. "Aku diajak menerbitkan buku oleh Ayah Pidi Baiq. Ayah itu penulis novel Dilan yang bikin aku baper. Jadi langsung senang diajak menerbitkan buku," lanjutnya.

Rencananya, buku pertama Prilly ini akan berjudul 5 Detik dan Rasa Rindu yang diambil dari salah satu puisinya. "Ada cerita sendiri tentang puisi itu. Di satu acara aku ketemu mantan aku, saling tatap selama lima detik, tapi kami saling membisu. Setelah kejadian itu aku buru-buru menuliskan puisinya," ujar Prilly dengan pipi merah saat ditemui di kantor redaksi The Panas Dalam Publishing.

Apalah mantan yang dimaksud adalah Aliando? "Ah, aku nggak mau sebut namanya. Nanti fans aku pada baper," tangkisnya.

Pastinya, para fans Prilly yang biasa disebut Prillivers sudah siap menyambut kehadiran buku kumpulan puisinya yang direncanakan terbit Februari 2017, saat Hari Kasih sayang tiba.



Wednesday, January 4, 2017

Fakta Menarik Tentang Gulat India yang Mendunia




Ada hal menarik dalam perfilman Bollywood belakangan ini. Para penontonnya tengah gandrung dengan tema gulat tradisional mereka yang biasa di sebut pehlwani atau kushti. Setidaknya Sudah dua film box office yang mengangkat tema itu, yakni Sultan (Salman Khan) dan Dangal (Aamir Khan).

Tak heran jika kemudian olahraga gulat Asia selatan yang diciptakan Kerajaan Mughal ini semakin banyak dikenal di mancanegara.  Kushti menggabungkan teknik gulat Malla-yuddha dan Koshti Pahlavani (gulat Persia). Pegulat kushti biasa disebut pehlwan, sementara pelatih dipanggil Ustad (Pakistan) atau Guru (India). Tempat di mana pegulat beraksi disebut akhara. Sedangkan kain yang digunakan sebagai celana disebut langot.

Tidak sedikit legenda-legenda gulat barat seperti Karl Gotch yang menimba ilmu hingga India. Mereka mempelajari kushti sebagai olahraga dan ilmu tambahan untuk memperluas wawasan dan aplikasi terapan teknik mereka. Teknik gulat Kushti juga memberikan pengaruh kuat dalam Catch Wrestling dan Shoot Wrestling yang dikembangkan para legenda gulat yang belajar juga ke India.

Mencangkul bagian dari latihan

Latihan dengan mengangkat gada

Memanjat tambang agar tangan kuat.

pelatih memberi intruksi


Untuk latihan harian ini dia jadwal yang harus dipatuhi para pegulat:

03:00: Bangun dan melakukan push-up (danda) dan squat (bethak), sebanyak 4000. Run selama 5 mil, diikuti oleh renang serta mengangkat batu dan karung pasir.

08:00: Guru menonton para muridnya  bergulat satu sama lain  terus-menerus selama tiga jam aatau sama dengan melakukan pertandingan berturut-turut selama duapuluh lima kali. Pertandingan mulai dengan pegulat senior, baru kemudian yang lebih pemula.

10:00: Pegulat diberi minyak pijat sebelum beristirahat.

04:00: Peserta bergulat satu sama lain selama dua jam.


08:00: pegulat istirahat

Di Indonesia sebnarnya ada juga gulat tradisional di daerah jung Berung bandung dengan nama benjang. Sayangnya, olahraga tradisional ini makin punah dan kurang dipromosikan oleh pemerintah.

Thursday, December 29, 2016

Delapan Perilaku Kampungan yang Harus Dihindari Saat di Retoran




Restoran di Indonesia sudah bertebaran di segala penjuru di Indonesia. Namun, banyak sekali orang yang mengabaikan etiket saat berada di restoran. Bahkan perilaku tersebut tak mengenal status ekonomi maupun tingginya pendidikan. Sehingga tak jarang menyebut pengunjung restoran di Indonesia disebut kampungan.

Tidak ada salahnya mengikuti etiket di dalam restoran, sebab pengunjung restoran bukan hanya kita. Yang bayar juga tidak kita saja. Dengan menjaga etiket sesaat di dalam restoran, kita tidak akan merugi. Justru kalau dilakukan bersama akan membuat suasana lebih nyaman.

Nah, lain halnya kalau belum tahu beberapa etiket. Tidak perlu yang mendalam, cukup delapan hal mendasar ini dulu.


Matikan Ponsel

Selagi berada di dalam restoran, sebaiknya matikan ponsel, atau setidaknya dibisukan. Jika ingin menelepon seseorang, cobalah keluar dari restoran agar tidak perlu berteriak-teriak mengganggu yang lain. Lagi pula, saat bersama keluarga di restoran bukankah sebaiknya saling ngobrol tatap muka ketimbang memerhatikan laray ponsel?


Jangan Terlalu Nyaring Bicara

Ke restoran bersama keluarga atau rombongan teman bukan lantas seluruh ruangan Anda kuasai. Tetap jaga kenyaman tamu restoran lainnya. Jika benar-benar tidak bisa mengendalikan keramaian saat ngobrol, pilihlah tempat yang terpisah atau ruangan khusus.


Tutup Mulut Saat Mengunyah

Makanan selezat apapun, usahakan mengunyah  dengan mulut tertutup. Sebab suara kunayahan yang dikeluarkan mulut sama sekali tidak ada merdu-merdunya. Bahkan buat sebagian orang terdengar menjijikan karena seperti suara binatang yang sedang makan. Apalagi  jika makan dengan orang yang Anda segani.


Duduk Tegak

Jangan membungkuk saat makan. Berusahalah tetap tegak namun santai.  Posisi duduk tegak juga membantu pencernaan Anda mengerjakan tugasnya dengan baik.

Jangan Bertumpu Tangan

Hindari meletakkan tangan di atas meja, apalagi sikut lengan sampai bertumpu. Mula-mula memang akan terasa kagaok, tapi aturan meja makan memang meja makan hanya untuk peralatan makan, bukan anggota tubuh kita.


Tanyakan Menu 

Restoran yang Anda kunjungi mungkin adalah yang pertama kali. Jangan ragu untuk bertanya soal menu yang disajikan kepada pelayan. Termasuk bahan makanan yang mungkin bisa membuat anda alergi atau melanggar diet tertentu. Tidak perlu malu dan jangan sok tahu. Jangan memilih karena semata nama keren, ternyata yang datang daging bekicot.


Ajarkan Anak tentang Aturan di Restoran

Ke restoran bersama anak memang menyenagkan. Tapi bisa menjadi bencana ketika anak membuat kekacauan di dalam restoran. Jadi, sebaiknya ajarkan terlebih dahulu anak-anak tetntang aturan selama di restoran. Usahakan tidak berteriak, mengacaukan suasana, dan gangguan bagi tamu lainnya. Jika Anda tidak bsia mengendalikan anak Anda, maka jalan satu-satunya segera tinggalkan restoran itu. Sebab orang tidak akan menyahkan anak Anda, melainkan Anda yang tidak mampu mengajarkan ketertiban di restoran.


Dandan 

Hal ini biasanya dialkukan kaum wanita seusai makan. Karena setelah makan biasanya dandanan jadi berantakan, maka merasa perlu berdadandan ulang. Sebanrnya tidak dilarang berdandan di restoran, tapi tempatnya bukan di tempat makan, melainkan di kamar kecil atau wastafel.


Sebenarnya masih banyak aturan makan di restoran. Tapi, nanti malah membuat Anda takut makan di sana. Yang dasar-dasar saja seperti delapan hal di atas lebih dulu dipatuhi.

Wednesday, December 28, 2016

16 Hal Menarik Tentang Novel 'Dilan'


Novel Dilan karya Pidi Baiq sudah laris di tahun pertama terbit pada 2014. Dengan mengusung judul Dia Adalah Dilanku Tahun 1990, novel yang mengusung dua karakter utama Dilan dan Milea ini mengagetkan masyarakat pembaca buku dengan gaya bercerita tak biasa dan jenis percintaan yang unik.
Pada 2015, Pidi Baiq menelurkan sekuelnya dengan judul Dia Adalah Dilanku Tahun 1991. Kisah kasih tak sampai yang dipaparkan di buku ini membuat pembacanya patah hati dan meraung-raung. Toh, buku ini tak kalah larisnya dengan buku pertama. Dan pada September 2016, penulis yang biasa disapa Surayah itu kembali mencetak sukses dengan menerbitkan buku Milea, Suara dari Dilan. Sebelum terbit, bukunya sudah terjual dengan sistem pre-order sebanyak lebih dari 5.000 eksemplar. Sungguh luar biasa, mengingat novel saat ini habis di angka 3.000 eksemplar saja harus melakukan perjuangan berat.
Menjelang penutup akhir tahun 2016 ketiga buku tersebut sudah mencatat rekor penjualan hampir 500.000 eksemplar. Itu saja di luar penjualan e-book resmi melalui Playstore yang juga menjejak penjualan terlaris hingga kini. Entah berapa banyak buku terjual jika dijumlah dengan buku bajakannya yang merajelela.
Setidaknya, inilah 16 hal yang membuat ketiga buku Dilan itu laris, menurut catatan saya pribadi yang ikut mengangani penerbitan setiap buku-buku Pidi Baiq.
1.
Pidi Baiq telah membuat riset terlebih dulu sebelum menulis Dilan. Terutama karena ada perpindahan genre dari buku yang ditulis sebelumnya yang humor ataupun satir ke novel remaja. Dia mengaku membaca sekilas novel-novel teenlit yang disukai remaja, meskipun tak menamatkan semuanya. Pidi Baiq merupakan pembaca buku yang baik. Sebelumnya, dia adalah pelahap buku-buku filsafat.
2.
Pidi Baiq memosisikan lebih dulu bahwa dua buku Dilan adalah untuk pembaca buku cowok. Sehingga dia mengolah konten cerita sedemikian rupa agar bisa dinikmati pembaca cowok. Padahal selama ini teenlit identitik dengan bacaan remaja cewek.
3.
Pidi Baiq membuat test the water dengan memosting bab-bab awal setiap bukunya di blog, untuk mendapat respon dari calon pembaca bukunya kelak. Respon inilah yang turut membantu menyemangati dirinya untuk menuntaskan novelnya.
4.
Pidi Baiq juga membagikan nukilan tulisannya di akun Twitter @pidibaiq sehingga membuat followersnya makin penasaran.
5.
Pidi Baiq menuliskan cerita Dilan berdasarkan cerita nyata, tokoh-tokoh nyata, sehingga dia merasa tidak menemui kesulitan untuk membuat cerita itu hidup. Katanya, dia nggak perlu sibuk menghayalkan sesuatu untuk ditulis. Tak heran jika karakter yang ditulisnya hidup dan dicintai pembacanya.
6.
Pidi Baiq berhasil membangun setting cerita Bandung pada tahun 1990-an sehingga membangkitkan kenangan para pembaca yang pernah merasakan usia remaja pada tahun tersebut. Alhasil, sasaran pembacanya meluas tidak hanya kepada remaja saat ini, tapi juga remaja pada tahun 1990-an. Tidak aneh jika di sebuah keluarga ada yang berebut membaca antara ibu dan anak.
7.
Pidi Baiq menulis apa adanya, tanpa terpaku pada teori teknis menulis novel. Misalnya, soal konflik dan dramatisasai cerita. Trilogi Dilan boleh dibilang cerita yang konflik dan unsur dramanya tidak tajam, tapi pembaca tetap menikmatinya.
8.
Kisah cerita cinta yang dituliskan Pidi Baiq sangat unik dan bukan kacangan. Banyak pembaca yang merasa terkesan dengan kisah cinta dilan dan Milea ini, mulai dari perkenalan hingga proses pacaran.
9.
Pidi Baiq tidak memaksakan diri untuk menulis yang semata untuk membahagiakan pembaca, meskipun akhirnya berakhir putus.
10.
Banyak kalimat-kalimat menarik di setiap halaman buku karya Pidi Baiq yang bisa dikutip untuk diposting di status, instagram maupun dibuat desain khusus, istilah kekiniannya, quotable.
11.
Pidi Baiq juga rajin roadshow untuk mempromosikan bukunya secara offline, sehingga penggemarnya bisa bertanya banyak hal tentang buku Dilan. Dan tentu saja book signing. Hal ini membuat hubungan pembaca dan penulis menjadi lebih akrab dan membuat pembacanya jadi militan.
12.
Novel ketiganya Milea, juga menyisakan rasa penasaran di hati pembaca. Terutama kehadiran Cika yang menggantikan posisi Milea di hati Dilan. Hal ini membuka kesempatan hadir kelanjutan kisah cinta Dilan, kali ini dengan Cika. menurut kabar, Cika adalah wanita yang kemudian akan dinikahi Dilan. Penasaran?
13.
Pastinya Pidi Baiq juga telah membocorkan dua buku terkait Dilan yang sudah ditulisnya. Pertama adalah Bunda yang berkisah tentang kehidupan ibu dari Dilan sehingga Dilan usia SD. Lalu kisah cinta monyet Dilan di SMP dengan wanita bernama Julia.
14.
Rencana akan mengangkat Dilan ke layar lebar juga membuat novel ini semakin laris karena banya yang ingin tahu jalan ceritanya lebih dulu.
15.
Novel Dilan juga berhasil membawa perubahan terhadap gaya gaul anak muda sekarang, termasuk gaya pacaran yang lebih sehat. bahkan banyak cowok yang meniru abis gaya Dilan dalam menalukan hati cewek. Sebaliknya, banyak cewek yang yang memasang standart cowok semodel Dilan.
16.
Pastinya novel Dilan juga telah membangkitkan minat baca di kalangan remaja. Pasalnya, banyak remaja yang mengaku baru membaca novel pertama kali ya novel Dilan itu. Membaca novel dilan dianggap sebagai bagian gaya hidup remaja kekinian, bukan masalah literasi.
Nah, itu kira-kira yang membuat tiga buku tentang Dilan laris manis hingga kini. Mungkin ada yang ingin menambahkan?

Tuesday, December 13, 2016

Wedang Jahe Merah, Minuman Sehat Musim Hujan



Bagi masyarakat Indonesia, kehadiran jahe sebagai rempah kaya manfaat sudah diketahui sejak jaman dahulu. Hal ini karena jahe dapat bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan juga sebagai penghangat badan di kala cuaca dingin. Tak hanya itu, jahe juga sering menjadi bahan utama untuk obat-obatan herbal dan juga obat alternatif yang dipercaya mampu menyembuhkan banyak penyakit. Perlu diketahui, jahe terdiri dari tiga jenis yaitu jahe putih, jahe kuning dan jahe merah. Ketiganya sama-sama memiliki manfaat yang sangat beragam untuk kesehatan.

Dari ketiga jenis jahe tersebut, popularitas tertinggi ada pada jahe yang berwarna merah lantaran memiliki rasa pedas yang khas dan aroma yang kuat. aroma tersebut berasal dari minyak atsiri yang ada di dalamnya. Dari beberapa penelitian yang dilakukan oleh para pakar kesehatan dan medis di dunia, di dalam jahe dapat ditemukan berbagai macam senyawa yang mampu mengobati banyak penyakit. Telah banyak diketahui jika jahe mampu digunakan sebagai obat alami untuk penyakit ringan seperti batuk, flu dan demam. Hal ini karena jahe memiliki kandungan senyawa oleoresin yang dapat berguna sebagai bahan aktif analgesic yang sehingga mampu meredakan penyakit tersebut.


Tak hanya itu, penelitian juga menyatakan bahwa jahe juga memiliki sejumlah zat yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin B1, vitamin C, asam amino dan phenol sehingga mampu mengobati pendarahan, peradangan dan mengurangi keluhan kram pada perut akibat menstruasi. Dengan banyaknya khasiat yang ada pada jahe merah, tentu Anda tertarik untuk mengkonsumsinya sebagai minuman sehari-hari. Karena rasanya yang cukup kuat dan pedas, maka dalam pembuatan minuman dari jahe, perlu penambahan beberapa bahan lainnya sehingga tetap nikmat. Berikut ini beberapa resep minuman kesehatan yang terbuat dari jahe:

1. Wedang pokak

Bahan-bahan:


  • Serai 2 batang, memarkan.
  • Daun pandan 2 lembar, iris tipis.
  • Kapulaga 2 buah.
  • Cengkeh 3 buah.
  • Jahe 2 cm.
  • Buah pekak 1 buah.
  • Gula secukupnya.


Cara membuat:

Rebus semua bahan tersebut hingga mendidih dan air akan berubah warna.
Masukkan gula secukupnya sesuai selera.
Angkat dan saring, lalu hidangkan.

2. Wedang jahe kayu manis

Bahan-bahan:


  • Jahe 2 rimpang.
  • Serai 1 batang, memarkan.
  • Bubuk kayu manis ½ sdt.
  • Madu secukupnya.
  • Gula aren secukupnya.


Cara membuat:

Rebus jahe, serai dan bubuk kayu manis hingga mendidih dan beraroma wangi.
Masukkan gula aren secukupnya.
Jika sudah tercampur rata, masukkan madu lalu didihkan sebentar.
Angkat, saring dan sajikan.

Itulah beberapa resep minuman dari jahe yang bisa Anda buat di rumah dengan bahan dan cara memasak yang sangat mudah. Menikmati minuman jahe di kala hujan dan cuaca dingin yang menerpa tentu menjadi momen sederhana namun sangat nikmat. Apalagi ditemani oleh keluarga atau orang terkasih, tentu akan semakin menghangatkan suasana.

Meski jahe memiliki banyak manfaat yang tersembunyi, namun mengkonsumsinya juga perlu disesuaikan dengan porsinya. Konsumsilah jahe tidak lebih dari 5 gram per harinya. Jangan berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan akan mengakibatkan hal yang tidak baik. Untuk wanita, konsumsi jahe merah yang berlebihan akan beresiko membuat haid menjadi tidak lancar. Konsumsi jahe terlalu banyak juga bisa membuat perut kembung dan mual serta sering bersendawa. Tak hanya itu, sifat jahe yang pedas dan panas bisa membuat mulut mengalami iritasi. Jadi selalu perhatikan takaran segala hal yang akan Anda konsumsi.