Sunday, April 15, 2012

[Travelling] Jalan-jalan di 3 Kota Italia (1)

 Proposal Mimpi

Bermula dari sebuah proposal yang saya ajukan ke kantor untuk menghadiri Bologna Children's Book Fair di Italia. Ternyata proposan itu di acc oleh boss. Langsung saya joget-joget girang. OMG, ini impian saya bisa menghadiri forum para insan perbukuan anak-anak dunia.

Isteri, keluarga besar, dan teman-teman saya kabari dan mereka memberi supprt penuh pada saya. So, langkah berikutnya adalah ... jreng-jreng ... VISA!

Saya langsung browsing cara ngurus visa ke Italia. Saya nemu blog yang penjelasannya jelas sekali di
http://princeyustitia.blogspot.com/2011/07/mengurus-visa-schengen-di-kedutaan.html

Saya pun mulai mengurus semua keperluan untuk visa. Hotel, pesawat, asuransi, bank dan lain-lain. Pfuih, sampai bela-belain foto close-up ke Jonas (Tapi nggak pake pose CherryBellee). Agak deg-degan juga ketika saya dapat antrean melalui online yang 12 hari lagi menuju tanggal keberangkatan. Padahal menurut keterangan resmi di wesite kedubes Italia http://www.ambjakarta.esteri.it/Ambasciata_Jakarta  perlu 14 hari.
Nekad sajalah.



Saya pun menyerahkan aplikasi, dan ... ternyata saya masih kurang rekening kantor. Jiyaa ... Untungnya petugas kedutaan menenangkan saya," sebenarnya untuk visa cukup 2 hari kok. Asal kelengkapan beres."

Saya menyusul kelengkapan 5 hari kemudian. dan sehari setelahnya visa saya pun jadi. Alhamdulillah, ngurus visa sendiri bisa banyak dapat pengalaman:

1. Sewaktu mau ke Jakarta untuk print buku rekening tabungan saya, sempat masmpir di rest Area KM 97. Saya mau ngambil uang di ATM BCA. Eh, nggak taunya kartunya ketelan. Terus ada nomor laporang yang mencurigakan di dekatnya. karena saya curiga ya saya langsung laporan dong. Oh, iya sempat lho ada bapak-bapak dari ATM sebelah ngomong gini,"Pak, ditelepon ke pengaduan aja tuh yang ada stikernya."
Mudah-mudahan bapak itu kondisinya saat ini sudah mati gue sumpahin. Ya, kalo nggak cacat anggota tubuhnya, atau ada anggota keluarganya yang gila. Cari makan kok nggak halal, Pak?

Hari itu juga saya mengurus ke kantor BCA dan dapat kartu ATM baru


2. Jangan percaya info hotel dari Internet. Info 10 menit ke pusat kota ternyata bohong banget. Biar pun murah tapi kalo jauh dari tujuan kita, bikin repot juga.

3. Sebaiknya booking pesawat jauh-jauh hari. Hanya karena menunda dua hari, tiket pesawat yang saya incar membengkak 200 dollar US.  Pastikan maskapai penerbangan itu membolehkan bawa bagasi seberapa banyak.

4. Saat ngurus visa saya ketemu orang-orang travel biro yang menyebalkan. Nggak mau antre dan sok akrab sama satpam. Mereka sama sekali ga peduli sama orang-orang yang ngurus sendiri dan antre lama. Jadi bersabar aja. Kalau merasa dianiaya, ya doain aja mereka. Kan doa yang teraniaya dikabulin.

5. Sambil nunggu keberangkatan, sebaiknya cari teman di kota tujuan lewat Facebook dan lain-lain.


Mimpi aja dulu ... kalo belum bisa berangkat.

(nyambung)