Thursday, August 9, 2012

[Profil] ENID BLYTON si Penulis yang Jago Main Piano


Saya mengenal Enid Blyton di kelas 5 SD, gara-gara dieacunin sahabat saya, Yadi. Mulanya yang saya baca adalah Lima Sekawan, Sapta Siaga, Pasukan Mau tahu dan Seri Petualangan. Ketika SMP Saya mulai membaca seri Enid yang soal kehidupan borderschool gitu, lengkap dormitory-nya. Akhinya, saya malah lebih menggilai cerita serial si Kembar, Malory Towers, dan tentu aja yang paling favorit serial si Cewek Badung, Elizabeth! Kalo udah gini, saya suka sirik sama temen-temen yang dimasukin pesantren sama orangtuanya. Hmmm, mungkin kalo saya melalui pendidikan pesantren, bisa menghasilkan tulisan sekelas Malory Towers ... :P Dengan kata lain, belum ada kisah kehidupan boarding school atau  pesantren yang semenarik Blyton yang saya baca ....

Masa sih saya harus masuk pesantren sekarang?

Enid Blyton lahir di East Dulwich, South London pada tanggal 11 Agustus 1897 (saya gembira sekali sewaktu pertama kali mengetahui ini karena bintang beliau sama dengan saya, Leo!). Pada usia 14 tahun
Enid menjuarai kompetisi membuat puisi dan mulai menulis berbagai puisi dan cerita2 pendek untuk dimuat di majalah2. Puisinya yg pertama kali dipublikasikan berjudul `Have You' dimuat di majalah Nash tahun 1917. Walaupun Enid adalah seorang pianis andal, ia tidak meneruskan bakat musiknya karena belajar untuk menjadi guru untuk mensupport biaya hidupnya. Enid pernah mengajar di sekolah Bickley
dan Surbiton. Enid sendiri bersekolah di St. Christopher's School for Girls, dan pengalaman2nya di sekolah berasrama inilah yg memberikannya ide menulis tentang buku2 sekolah berasrama khususnyauntuk anak2 perempuan (Malory Towers, Si Badung, St. Claire).

Buku pertamanya dirilis tahun 1922, berjudul `Child Whispers', sebuah kumpulan puisi. `The Famous Five' yg kita kenal dengan Lima Sekawan dirilis tahun 1942 dan merupakan bukunya yg paling sukses dan dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1950-an diberitakan bahwa Enid dapat menulis 12.000 kata per hari, sehingga mungkin saja ia hanya membutuhkan waktu 2 hari untuk menulis sebuah seri `Noddy', 4 hari untuk menulis sebuah seri Lima Sekawan dan 6 hari untuk seri Petualangan! Luar biasa!

Enid menikah dua kali, pertama dengan Hugh Pollock, dengannya Enid memiliki dua orang anak: Gillian dan Imogen. Setelah bercerai dengan Pollock tahun 1942, tahun berikutnya Enid menikah kembali dengan seorang ahli bedah bernama Dr. Kenneth Darrell Waters. Mungkinkah nama tengah suaminya ini yg ia pakai untuk tokoh utama di buku Malory Towers: Darrell Rivers? Yang pasti penerbitnya bernama Darrell Waters Ltd. Malory Towers dirilis pertama kali tahun 1946.

Buku2 Enid telah diterjemahkan ke dalam 40 lebih bahasa termasuk Medieval Latin! Enid Blyton meninggal dunia tanggal 18 November 1968 di Hampstead Nursing Home, dan telah menulis 700 judul buku dan 10.000 cerita pendek. Rumahnya kini dijadikan museum dan kita masih dapat melihat mesin ketik Remmington tua yg dipakainya untuk menulis cerita2nya yg melegenda.