Thursday, July 4, 2013

5 Cara Berburu Ide Tulisan



Mau nulis tapi masih suka bingung yang hendak ditulis? Selamat! Kamu berarti masih tergolong penulis MBIK alias Minat Besar Ide Kurang. Padahal, ide bisa kita ditemukan di mana saja. Tinggal pintar-pintarnya kita menangkapnya dengan jeli.
Oke, buat kamu yang bergelar penulis MBIK, jangan gelisah, galau, resah, gulana karena saya akan berikan tips 5 Cara Berburu Ide Tulisan. Entah menulis fiksi, blog, atau lainnya.

#1.  Media massa adalah sumber ide yang tak ada habisnya. Cobalah membaca media cetak (apapun bentuknya) bila merasa gersang ide.  Biasakan membaca dengan kritis untuk merangsang otak kita berburu ide. Jika tak bisa mengakses media cetak, bisa juga mendengar media audio seperti siaran radio. Saya beberapa kali mendapat ide setelah mendengar percakapan seru penyiar di pagi hari atau acara curhat-curhat di malam hari. Jika radionya rusak, nyalakan TV, carilah acara sehat yang memberi vitamin untuk pikiran kita biar bisa menangkap ide. Bawalah notes, karena terpaan di TV biasanya sangat cepat, membuat ide bisa segera datang bertumpuk. Tulislah sementara di notessegera sebelum lupa. Jika TV-nya rusak, bukan Internet. Disana jutaan informasi bisa kita peroleh untuk memancing ide. Pasang alarm, agar kita tidak kelamaan berselancar di dunia Internet, yang akhirnya membuat kita lupa menangkap ide untuk menulis.

#2.  Pasang panca indera kita dengan sungguh dan perhatikan lingkungan di sekitar kita. Baik yang dekat maupun yang jauh dan sengaja kita sambangi. Obrolan tukang sayur dan ibu-ibu, benda-benda di kamar, udara yang tak seperti biasanya, kegaduhan dari tetangga sebelah bisa saja jadi ide untuk kita tuliskan. Biasakan berpikir lateral, tidak konvensional. Malah berakrobatik dengan campuran imajinasi membuat lingkungan sekitar jadi ladang ide untuk kita tulis. Cara ini membuat ide sangat murah, tapi empirik karena kita bersentuhan langsung dengan sumber idenya.

#3.  Saya orang yang paling malas ngobrol, karena merasa omongan saya mahal, nggak diobral. Tapi kalau urusan cari ide, saya getol mengajak ngobrol seseorang (bahkan yang tidak dikenal). Kadang ringan, kadang diskusi serius. Bila tidak mungkin mencatatnya, saya merekamnya.  Jika tidak mungkin merekamnya, saya mengingatnya. Kadang saya hanya mendengar obrolan orang, ataupun ucapan seorang penulis, pembicara, trainer. Betapa komunikasi, baik perorangan maupun publik adalah sumur ide yang tak pernah kering. Tinggal saya yang harus menimbanya menjadi bahan tulisan.

#4.  Diam sambil berpikir adalah cara lain berburu ide. Mengevaluasi hal-hal yang pernah kita lalui, lewati, pahit, manis, asam lalu merefleksikan lewat sebuah tulisan. Pada tahap ini, bisa kita libatkan segenap kemampuan diri kita secara iternal; berpikir bisa juga melibatkan imajinasi dan hati.

#5. Jika 4 langkah di atas belum bisa juga membantu kita untuk mendapatkan ide tulisan, maka segeralah tutup komputer, lalu tidurlah. Berharap saja ada ide mampir di mimpi kita, lalu kita mengingatnya di saat bangun.


by Benny Rhamdani