Tuesday, November 19, 2013

Pengalaman Meeting dan Menginap di Plaza Hotel Purwakarta


Depan Plaza Hotel Purwakarta (foto: facebook)


Ketika saya diundang untuk rapat holding di Plaza Hotel Purwakarta belum lama ini, agak kaget juga. Karena itu berarti sudah tiga kali holding menggelar rapat di sana. Ada apakah gerangan? Biasanya para pemimpin sering menolak meeting di tempat yang sama. Apalagi sampai tiga kali.

Saya tidak pernah ikut rapat holding dua sebelumnya itu. Jadinya saya penasaran merasakan Plaza Hotel. Satu-satunya alasan yang bisa saya terima adalah posisinya yang strategis antara Jakarta dan Bandung. Sebab peserta rapat datang dari Bandung (termasuk saya) dan Jakarta.


Ketika kendaran yang membawa saya melaju di Cipularang, saya mencoba bertanya kepada teman yang pernah ikut meeting di sana sebelumnya. Mereka bilang dulu namanya masih Hotel Radison. Nah, kalau itu saya sering mendengar. Rupanya saya telat info kalau Radison sudah lama ganti nama. keluar tol Cipularang kami melewati hutan jati yang sejuk.  Kami telah masuk kawasan  Kota Bukit Indah.

Perjalanan dari Bandung kurang dari 1,5 jam. Padahal kalau meeting di pinggiran kota  Bandung ya kurang lebih sama. Inilah enaknya kalau posisi hotel di dekat jalan tol.

Begitu turun dari mobil saya langsung merasakan suasana yang segar karena banyak peohonan. Cuman memang jauh ke mana-mana. Tak apalah. Toh saya memang datang hanya untuk rapat.

Rapat mulai pukul 10 pagi. Tapi ruangan dianggap terlalu kecil. Sehingga selepas istirahat (makan dan shalat Jumat),  saya dan rekan-rekan pindah ke ruang rapat yang lebih besar. Saya lihat ada banyak ruang rapat. Di ruang rapat terdapat fasilitas free WIFI. Sayangnya kurang stabil. Mungkin biar peserta rapat  tetap fokus, nggak sibuk sendiri browsing Internet.

Catatan dari saya adalah ruangan untuk shalat Jumat. Dengan ruangan darurat dan ukuran yang pas-pasan karena kedatangan rombongan kami, ditambah lagi pengeras suara yang tidak terdengar ketika shalat dua rakaat, membuat ibadah shalat kurang khusyu. Mungkin ada baiknya disiapkan ruangan yang lebih besar dan mike portabe (klip).

***

Yang paling menyenangkan di hotel ini adalah hidangan buffet nya yang lengkap dan menggiurkan. Masakannya berpadu antara masakan nasional dan internasional. Benar-benar bikin saya tak keberatan bolakbalik mengisi piring.

Suasanya nyaman. Apalagi ketika ada live music akustik. Keren banget. Dan di restoran itulah saya baru menyadari Plaza Hotel banyak didatangi tamu ekspatriat. Malumlah, tak jauh dari lokasi industri kelas berat. Bahkan saat makan malam, di bagian bar penuh disesaki tamu bule. 

Menu makan siang, malam dan pagi tak ada yang saya komplain. Semuanya enak dan lebih asyik karena bisa sambil  melihat pemandangan   kolam renang dengan pepohonan yang menjadi nilai lebih tersendiri di mata saya. 

***
Saya mendapat kamar dengan single bed menghadap kolam renang. Benar-benar asyik. Karena saya rapat sampai tengah malam, tak ada yang bisa saya lihat banyak di kamar karena langsung tidur. Subuh saya bangun, dan setelah itu tidak kuat menahan diri untuk berenang.

Kolam renangnya sejuk dan kedalaman sedang. Ada satu kolam renang untuk anak-anak dengan seluncuran. Rasa-rasanya, saya jadi ingin membawa keluarga saya menginap di Plaza Hotel saat liburan. 
Selepas sarapan saya berjalan-jalan di sekitar hotel. bagi yang suka bersepeda, pihak hotel menyewakan sepeda untuk mengitari kawasan Kota Bukit Indah. Yang mau lari di jogging track saja, juga asyik kok.

Sayang, saya tidak bisa berlama-lama menikmati karena harus kembali meeting. Dan setelah makan siang, saya herus kembali ke Bandung. Mungkin, dengan kenyamanan dan fasilitas di Plaza Hotel, tidak heran jika pihal holding saya bekerja akan menggelar meeting keempat suatu hari nanti. Buat saya, itu kabar baik.


(November 2013, foto2: Benny Rhamdani)