Thursday, January 2, 2014

[TIPS] Menulis Naskah Seri Fantasteen



Ada 10 hal yang kamu harus perhatikan untuk menjadi penulis naskah Fantasteen:

1. Kamu masih berusia 13-18 tahun. Jangan lupa buktikan dengan kartu pelajar.

2. Panjang naskah 85-95 halaman saja. Ketik 1,5 spasi. Huruf 12 points, TNR atau Calibri. Jangan suka nawar ya.


3. Cerita yang ditulis harus cocok untuk bacaan remaja yang lincah dan dinamis.


4. Genrenya adalah fantasi. Boleh fantasi ringan dengan latar kehidupan sehari-hari (sekolah, mal, rumah, sanggar, misalnya) dibumbui fantasi, maupun fantasi berat dengan dunia yang diciptakan sendiri (seperti Narnia, Lord of The Ring, dan sejenisnya). Tapi tetaplah berusaha untuk membuat alur cerita yang jelas dan menarik, bukan hanya menonjolkan keajaiban fantasinya.

5. Jenis fantasi yang bisa kamu tulis, seperti indera keenam, kemampuan paranormal, vampire, horor, teror, kejiawaan, pokoknya tidak berbau kuntilanak, pocong dan hantu lokal lainnya. Boleh juga tentang ksatria, magic, dan lainnya. Tapi untuk saat ini hal-hal yang mencekam dan menegangkan lebih disukai pembaca Fantasteen. Sebagi contoh adalah Ghost Dormitory.

6. Jangan terlalu banyak tokoh yang memusingkan pembaca. Juga jangan memberi nama tokoh yang terlalu rumit untuk diingat pembaca.

7. Hindari adegan-adegan pembunuhan, perkelahian, pertempuran yang terlampaui sadis. Jangan terlalu mengumbar kata-kata kotor di tulisanmu.

8. Jangan bercerita dengan hal-hal klise. Seperti tertidur lalu memasuki dunia lain, melewati lemari ala Narnia. Harus lebih kreatif.

9. Juga jangan terburu-buru menutup cerita sehingga terlihat konyol. Semisal kematian yang tidak jelas, atau hal-hal lain yang membuat akhir cerita mudah ditebak.


10. Pastikan tulisanmu rapi, tidak salah ketik. Dan tentu saja tulisanmu harus karya sendiri. Bukan nyontek.