Wednesday, September 17, 2014

Pantai Tanjung Lesung Cocok Untuk Snorkeling Pemula





Popularitas Tanjung Lesung sebagai  obyek wisata pantai di Provinsi Banten kian melambung menyaingi Pantai Carita dan Anyer.  Bisa jadi karena keindahan alam yang disajikan sepintas mirip dengan pantai di Bali.

Pantai Tajung Lesung  terletak di sebelah barat Pandeglang, tepatnya Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Asal-usul  nama  Tanjung Lesung  menurut penuturan masyarakat setempat berasal dari daratan menjorok ke laut mirip ujung lesung, yaitu alat tradisional penumbuk padi.

Pantai ini resmi dibuka untuk umum sejak Januari 1998 dan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Provinsi Banten. Di atas hamparan pasir pantainya yang landai mencapai 15 kilometer memberi cukup ruang kepada pengunjung untuk melakukan berbagai kegiatan luar ruang. Pantai Tanjung Lesung  sangat cocok untuk wisata keluarga. Berbagai fasilitas aktivitas di darat anak-anak hingga dewasa, seperti lapangan sepak bola, arena bermain anak, sepeda dan ATV.


Pantainya masih bersih dan alami dengan  hamparan pasir putih bak permadani. Pengunjung bisa melihat tembus pandang  ke dalam laut di sisi pantai. Hampir semua spot di Tanjung Lengsung menarik menjadi latar belakang pemotretan. Tidak heran jika pengunjung akan menemukan beberapa pasang calon pengantin tengah melakukan pemotretan pranikah.

Yang lebih mengasyikkan, ombaknya tidak terlalu besar sehingga memungkinkan pengunjung untuk berenang, bermain jetski, naik perahu,  memancing atau snorkeling. Dan yang membedakan dengan pantai di Bali, di sini kita tidak akan menjumpai bule berkeliaran di pantai dengan pakaian menggoda, karena memang dilarang di seluruh pantai Banten.

Dari fajar hingga malam tiba, Pantai Tanjung Lesung mampu membuat pengunjung enggan meninggalkan keindahan dan kesegaran udaranya. Suasana pun belum terlampau ramai seperti di Carita dan Anyer. Entah bila nanti dermaga kapal pesiar yang tengah dibangun di Tanjung lesung mulai berfungsi.

Snorkeling Favorit

Sangat direkomendasikan kepada pengunjung untuk mengikuti snorkeling di Tanjung Lesung. Kehidupan bawah lautnya masih cantik dengan ikan-ikan  kecil aneka warna. Pengunjung akan merasa benar-benar seperti berada di akuarium raksasa. Tidak perlu takut jika tidak bisa berenang, karena snorkeling di Tanjung Lesung bisa didampingi instruktur.


“Tadinya saya ragu-ragu nyebur ke laut. Tapi karena ada instruktur saya mau. Malah jadinya ketagihan,” ucap Risma Dewi, pengunjung asal Tanjungsari, Sumedang.

Pengunjung yang memilih snorkeling cukup membayar  Rp70.000 untuk menyewa alat snorkel, masker, pelampung dan sepatu katak. Pengunjung kemudian akan diajak naik boat sekitar seratus meter ke tengah laut, lalu diturunkan di area snorkeling.


Selain snorkeling fasilitas lainnya adalah banana boat, glass bottom boat, perahu kayak, mini golf, kolam renang air tawar, kolam pancing, hingga taman bermain anak. Bila dibandingkan, snorkeling paling banyak diminati karena kadang pengunjung harus antre hingga sejam lebih. Terutama jika semakin siang.

Menuju lokasi  Tanjung Lesung tidak terlalu sulit dari Bandung.  Waktu tempuh Bandung  ke Tanjung Lesung sekitar 6 jam dengan menggunakan bus atau kendaraan pribadi, jika kondisi tidak macet. Sebaiknya siapkan waktu lebih jika bepergian di akhir pekan.

Untuk menuju lokasi Pantai Tanjung Lesung bisa mengambil rute jalan tol Cipularang - Jakarta-Merak. Berikutnya. keluar melalui pintu Gerbang Tol Serang Timur. Setelah melewati Kota Serang, lanjutkan perjalanan ke arah Kota Pandeglang dan Labuan hingga berakhir di Pantai Tanjung Lesung.
Alternatif  rute lainnya adalah setelah mengambil rute jalan tol Jakarta-Merak maka keluarlah melalui Gerbang Tol Cilegon. Lanjutkan perjalanan menyusuri pesisir Anyer-Carita hingga ke arah Labuan dan berakhir di Pantai Tanjung Lesung. Jika menggunakan kendaraan umum untuk menuju pantai Tanjung Lesung dapat menggunakan bus ke arah Terminal Labuan. Berikutnya lanjutkan perjalanan menggunakan ojek menuju lokasi pantai Tanjung Lesung.

 Di Pantai Tanjung Lesung tersedia penginapan mulai hotel, villa, resort, ataupun home stay dengan beragam harga. Tarif  home stay tarifnya minimal Rp100.000 per malam, sedangkan tarif vila, hotel, maupun resor minimal Rp500.000 per malamnya.

Jika punya waktu lama bersantai dan suka petualangan menantang, bisa mengikuti eksplorasi Krakatau maupun Ujungkulon dari Tanjung Lesung. Tinggal menghubungi pusat informasi yang tersedia. Tapi sebaiknya berkelompok, karena per paketnya jutaan rupiah.omendasikan kepada pengunjung untuk mengikuti snorkeling di Tanjung Lesung. Kehidupan bawah lautnya masih cantik dengan ikan-ikan  kecil aneka warna. Pengunjung akan merasa benar-benar seperti berada di akuarium raksasa. Tidak perlu takut jika tidak bisa berenang, karena snorkeling di Tanjung Lesung bisa didampingi instruktur.

“Tadinya saya ragu-ragu nyebur ke laut. Tapi karena ada instruktur saya mau. Malah jadinya ketagihan,” ucap Risma Dewi, pengunjung asal Tanjungsari, Sumedang.

Pengunjung yang memilih snorkeling cukup membayar  Rp70.000 untuk menyewa alat snorkel, masker, pelampung dan sepatu katak. Pengunjung kemudian akan diajak naik boat sekitar seratus meter ke tengah laut, lalu diturunkan di area snorkeling.

Selain snorkeling fasilitas lainnya adalah banana boat, glass bottom boat, perahu kayak, mini golf, kolam renang air tawar, kolam pancing, hingga taman bermain anak. Bila dibandingkan, snorkeling paling banyak diminati karena kadang pengunjung harus antre hingga sejam lebih. Terutama jika semakin siang.



Untuk menuju lokasi Pantai Tanjung Lesung bisa mengambil rute jalan tol Merak. Berikutnya. keluar melalui pintu Gerbang Tol Serang Timur. Setelah melewati Kota Serang, lanjutkan perjalanan ke arah Kota Pandeglang dan Labuan hingga berakhir di Pantai Tanjung Lesung.

Alternatif  rute lainnya adalah setelah mengambil rute jalan tol Merak maka keluarlah melalui Gerbang Tol Cilegon. Lanjutkan perjalanan menyusuri pesisir Anyer-Carita hingga ke arah Labuan dan berakhir di Pantai Tanjung Lesung. Jika menggunakan kendaraan umum untuk menuju pantai Tanjung Lesung dapat menggunakan bus ke arah Terminal Labuan. Berikutnya lanjutkan perjalanan menggunakan ojek menuju lokasi pantai Tanjung Lesung.

 Di Pantai Tanjung Lesung tersedia penginapan mulai hotel, villa, resort, ataupun home stay dengan beragam harga. Tarif  home stay tarifnya minimal Rp100.000 per malam, sedangkan tarif vila, hotel, maupun resor minimal Rp500.000 per malamnya.


Jika punya waktu lama bersantai dan suka petualangan menantang, bisa mengikuti eksplorasi Krakatau maupun Ujungkulon dari Tanjung Lesung. Tinggal menghubungi pusat informasi yang tersedia. Tapi sebaiknya berkelompok, karena per paketnya jutaan rupiah.