Thursday, November 13, 2014

Tips Membuat Blog Review Buku


Tidak semua pembaca buku adalah penulis buku. Tapi umumnya, mereka suka sekali mengulas buku yang selesai dibacanya. Sebagian ada yang menuliskannya dan mengirim ke media cetak untuk kolom resensi buku. Sebagian lagi lebih memilih menulis di blog pribadinya.

Blog-blog para reviewer buku ini banyak disukai dan dikunjungi sesama pecinta buku. Apalagi jika ulasannya obyektif tanpa beban apapun, Banyak orang memerlukan rekomendasi atau ulasan buku yang akan dibelinya agar tak menyesal. 

Di Indonesia masih jarang blogger yang memisahkan blog untuk review buku dengan personal blognya. Sebagian besar masih dicampur-campur dengan konten lainnya. Sementara di Amerika dan Eropa, saya sering menemukan blogger yang memang mengkhususkan diri menulis ulasan buku. Bahkan mereka mulai jadi seleb blog, lalu diundang secara terhormat di acara-acara perbukuan.

Bagi yang berminat mengkhususkan diri  menjadi blogger pengulas buku, ini ada beberapa tips yang saya rangkum dari beberapa referensi.

Pilihlah Nama Blog sebisa mungkin nyerempet aktivitas literasi, seperti buku, baca, dan lain-lain. Boleh juga dalam bahasa Inggris jika konten yang ditulis dicampur-campur dengan ulasan bahasa Inggris. Contohnya wondrousread.com, iwanttoreadthat.com, dan lain-lain.


Pilih Platform yang akrab dan terbiasa digunakan. Boleh blogspot atau wordpress. Sebagai alternatif boleh juga mencoba Typepad.com.

Pilih Tampilan Blog tapi jangan lekas puas. Coba beberapa alternatif desain untuk blog. Sesuaikan pula dengan rencana postingan nantinya. Kalau suka mengulas buku-buku horor mungkin bisa yang agak gelap. Warna dasar putih akan membuat blog terlihat lapang. Contohnya ini: thebookette.co.uk




Mulai Ngeblog dengan mengisi halaman-halaman yang harus diisi dari awal seperti 'About'. Jelaskan misi dan keinginan kita untuk membuat blog ulasan buku. Pilih fitur-fitur penting yang akan ditampilkan di blog.

Posting Blog segera. Mulai dengan mencari tulisan lama. Tak ada salah dengan pos ulang tulisan lama. Setidaknya saat dirilis kepada pblik, sudah ada 4-5 postingan.

Banner Relasi misalnya penerbit atau perpustakaan bisa kita pasang di sidebar jika itu menguntngkan. Semisal mempermudah mendapat buku yang akan kita ulas tanpa tuntutan promosi.

Sebarkan Blog baru yang dibuat melalui jejaring sosial. Ikutlah komunitas blogger peresensi buku atau penulis buku. Jangan lupa rajin mengunjungi blog orang lain.

Keunikan blog  harus diciptakan. Jangan sama dengan blog lainnya, terutama urusan konten.

Bersenang-senanglah dengan blog review buku yang telah dibuat. Jika kemudian bisa menciptakan materi atau apapun, itu adalah buah kerja keras. Jangan ditampik.