Tuesday, May 26, 2015

Traveling Bermanfaat untuk Tingkatkan Gairah Seks

Traveling Bersama Pasangan, Sejuta Manfaat. (Foto: Griska)


Disadari atau tidak, traveling ternyata bisa meningkatkan gairah seks seseorang  ketimbang mereka yang tidak traveling.  Fakta ini bukan asal-asalan, tapi  berdasarkan sebuah survey kepada 1000 pasangan yang suka traveling. Tentu saja manfaat ini belum berlaku untuk mereka yang traveling sendirian.

Survei yang dilakukan ASOSIASI TRAVEL US dengan metode  wawancara itu menentukan pengaruh traveling terhadap hubungan dengan pasangannya. Hasilnya sangat positif: Sekitar  79% percaya traveling  dengan pasangan mereka  memiliki dampak positif pada hubungan mereka. Hampir 63% percaya traveling bersama pasangan menguatkan hubungan mereka yang sudah rapuh. Tingkat perceraian pun lebih rendah di antara pasangan yang sering  bepergian bersama diibandingkan tidak pernah traveling.

Komunikasi

Mengapa traveling bersama  pasangan bisa demikian bermanfaat? Salah satunya karena traveling dengan pasangan akan memperlancar komunikasi dengan pasangan. Saat traveling menghadapi situasi yang harus dipecahkan bersama, tentu keduanya harus berkomunikasi dengan baik. Misalnya, ketika cedera ketika snorkeling. 

Menerima Apa Adanya

Menerima apa adanya.
(Foto Raiyani Muharramah)

Saat traveling, biasanya kita akan bisa melihat hal-hal yang buruk dari pasangan kita. Misalnya, saat dia tidur di perjalanan, makanan yang dimakannya tapi tidak tidak kita sukai, kebviasaan tidak mandi sore.  Kita juga bisa melihat hal-hal yang membuat pasangan bosan.

Sebaliknya, kita juga tidak perlu menjaga image saat traveling bersama pasangan. Percuma, karena sutau kali pasti akan lepas kendali. Dan kita bisa melihat bagaimana rekasinya melihat sisi buruk dan kekurangan kita. Itulah hebatnya traveling bersama pasangan.

Memahami ‘Me Time’

Mereka yang traveling berpasangan akan memiliki kepekaan untuk mengetahui, saat pasangannya harus sendiri dengan urusan pribadiny, juga sebaliknya. Pada prinsipnya setiap orang memang memiliki keinginan memiliki ‘me time’ meskipun sudah memiliki pasangan.

Terkadang saat berpasangan, timbul rasa ego. Di sinilah, seseorang harus mengalahkannya karena sedang traveling berpasangan. Tapi setidaknya pasangan akan tahu, bahwa sesekali dirinya atau pasnagannya juga boleh melakukan traveling tanpa pasangan. Yang penting saling menjaga kepercayaan saat berpisah.

Lebih Humoris

Dalam survei itu, pasangan yang melakukan perjalanan mengatakan mereka tertawa dan bersenang-senang bersama-sama dan menangani konflik dengan baik. Mereka juga mengartikan kejadian buruk seperti kecelakaan sebagai candaan bersama. Sehingga semua tidak terlalu ditanggapi sangat serius.

Lebih Romantis

Karena sebuah perjalanan biasanya mengeluarkan uang yang tak sedikit, maka penghargaan untuk membuat momen berharga jadi sesuatu yang romantis akan muncul. Itu sebabnya pasangan yang traveling lebih romantic ketimbang yang tidak ke mana-mana. Berjalan kaki di Paris, kejar-kejaran kereta di Tokyo, dan masih banyak hal yang menjadikan susasan romantis.


Tidak heran jika 75% dari responden  mengaku memiliki kehidupan seks yang meningkat sejak traveling bersama pasangan mereka, lebih baik sekitar 14% dari pasangan yang tidak melakukan traveling bersama sekalipun.


Jadi, banyak-banyaklah traveling bagi yang sudah punya pasangan.