Wednesday, July 29, 2015

Mahasiswa Indonesia Ini Belajar Kalkulator Sampai ke Jepang





Kalkulator bagi kebanyakan orang seperti benda sepele, tapi tidak demikian halnya di mata pria asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, benama Faisal ini. Jauh-jauh kuliah ke Jepang, Faisal memutuskan untuk mendalami ilmu kalkulator.

“Di Jepang, siapapun yang ingin bekerja di bidang bisnis wajib memiliki sertifikasi kalkulator. Saya sendiri ingin jadi pengusaha, jadi saya harus bisa manajemen situasi keuangan yang mengandalkan kalkulator,” jelas cowok ganteng yang biasa dipanggil Ichal ini.

Saat ini Ichal sudah mengantongi sertifikat kalkulator level 3. “Saya sudah bisa menghitung menggunakan kalkulator dengan cepats esuai standar resmi di Jepang. Orang Jepang emmang melakukan segala hal dengan cepat tapi tetap teliti. Bukan hanya menghitung jumlah barang, tapi juga keuangan. I sinilah kalkulator berperan penting,” kata Ichal yang sempat menjadi buruh pabrik buah di Osaka.

Selain belajar ilmu kalkulator, Ichal juga sudah menguasai ilmu akutansi dan Bahasa Jepang. “Bulan lalu baru ujian kemampuan bahasa jepang.  Semoga saja berjalan baik,” ujar penggemar anime dan manga ini.

Icah mengaku dia datang ke Jepang dengan modal  minim sekali tentang Bahasa Jepang. Maka jenis pekerjaan yang bisa dilakkannya hanya sebatas bruh. Namuin setelah bahasa Jepangnya mulai lancar, sambil kuliah Ichal bisa bekerja di restoran cepat saji.

“Saya ingin menyemangati teman-teman di Indonesia yang masih muda. Kalau ingin belajar di Jepang, yang penting niat dan mau kerja keras. Saya sendiri bisa dibilang anak daerah yang nggak tahu apa-apa. Bekal pun tidak banyak," kata pemilik akun instagram @smikerhunsm ini.


^_^