Sunday, July 5, 2015

Oli Mobil Terbaik di Indonesia – Total Quartz



Masa mudik sebentar lagi tiba. Selain bepergian dengan transportasi umum, banyak pemudik menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Saya termasuk pemudik dengan kendaraan mobil.

Ada dua hal penting yang harus diperhatikan dengan kendaraan saya sebleum mudik, yakni ban dan oli. Untuk ban, saya tidak akan membahasnya sekarang. Saya akan bahas dulu tentang oli mobil.

Bencana besar bagi pemilik mobil ketika oli dituangkan ke dalam mesin malah menimbulkanbunyi yang nggak enak didengar. Ketahuilah, itulah awal dari kerusakan mesin mobil. Fase fungsi kerja mesin akan terus menurun hingga akhirnya berhenti sepenuhnya. Menghentikan kerusakannya?Siap-siap saja keluar ongkos yang nggak sedikit, dan kemungkinan besar tak akan lagi seperti baru.

Itulah reskio salah memilih oli mesin mobil. Terlebih bila kita merasa sudah mengganti oli mesin sesuai dengan jarak tempuh yang telah direkomendasi. Misalnya 5.000 kilometer pada mobil yang saya pakai.

Bukan cuman jarak tempuh yang jadi inti problem oli mesin mobil. Ingat ini, tapi lebih ke fungsi oli mesin itu sendiri.  Karenanya penting banget kita mengetahui bagaimana tingkat kualitas oli mesin yang kita tuangkan.

Memang tak mudah mengetahui kualitas sebuah oli mesin mobil. Apalagi untuk mereka yang awam tentang teknis mesin dan perpelumasan. Sementara ini banyak di antara kita hanya terbawa arus anjuran orang atau terpengaruh jargon marketing produsen oli. Padahal tanpa disadari bisa bermuara pada kekecewaan.

Pada dasarnya kita harus bisa menyadari bahwa oli mesin mobil memiliki tiga fungsi penting pencegahan, yaitu friksi, korosi, dan proteksi. Ketiga fungsi tersebut tak boleh dilepaskan dalam sebuah produk oli mesin mobil. Fungsi ketiganya harus saling mengikat satu sama lain dalam sebuah formulasi yang terukur.

Terlebih untuk mobil-mobil modern yang dijual hari ini, di mana memiliki tingkat kerapatan komponen di dalam mesin yang sangat tinggi dengan material-material khusus berbobot ringan. Pada kasus ini toleransi terjadinya kesalahan pelumasan menjadi sangat kecil.

Dalam kondisi seperti itu maka cobalah mengingat tentang falsafah A.R.T yang dikumandangkan Total untuk seri produk oli mesin terbaiknya, Quartz 9000. A.R.T yang merupakan kependekan dari Age Resistance Technology mengajarkan kepada kita tentang pentingnya fungsi pencegahan friksi, korosi, dan proteksi.

Lewat susunan formulasi uniknya Total Quartz 9000 telah menjadi oli sintetis  yang mampu menjaga kinerja mesin mobil seperti selalu baru, sekalipun kita memakainya setiap hari dalam tekanan durabilitas yang tinggi. Hal tersebut tercipta lantaran Total secara radikal mampu mencampur dua komponen, polimer dan adiktif performa, secara terukur bersama base oil ke dalam Quartz 9000.

Kita tentu tak perlu sangsi terhadap kemampuan Total dalam rancang bangun teknologi dan pengembangan oli untuk kendaraan. Perusahaan berbasis di Paris, Perancis yang eksis di bidang perminyakan dan gas sejak 1924 ini secara tradisi selalu mampu mengikuti kebutuhan mobilitas kendaraan dari masa ke masa.

Ribuan riset telah dilakukan Total, baik di laboraturium tertutup maupun riset bergerak esktrim, seperti Formula 1, WRC, Dakar, hingga balap ketahanan Le Mans. Jadi, tingkat kejenuhan lalulintas stop-and-go seperti yang terjadi beberapa tahun belakangan ini di kota-kota besar di Indonesia tentunya belum seekstrim kebutuhan performa di balapan-balapan kelas dunia tersebut.