Thursday, August 27, 2015

10 Hal yang Perlu Dimiliki Penulis


Kalo penulis punya alat tulis seperti laptop atau komputer itu sudah tidak aneh. Tapi ada beberapa printilan lain yang harus dimiliki kalo siapapun yang sudah memutuskan jalur penulis sebagai lahan menjala uang:


1. Kamu mungkin beranggapan hanya ingin punya rekening bank syariah karena keyakinanmu. Oke, buatlah satu. Tapi biar bagaimanapun kamu tetap harus memiliki satu nomor rekening dari bank sejuta umat. Karena biasanya perusahaan besar, penerbit, markom berharap penulis punya rekening di bank sejuta umat itu untuk memudahkan transfer dan terhindar dari biaya transfer. Nggak perlu banyak alasan. Kalau memang keukeuh nggak mau buka rekening di sana, paling nggak keluarga kamu punya (orangtua, kakak, adik, suami/isteri), jangan pakai rekening tetangga ya.


2. NPWP. arena sekarang amsalah pajak lagi getol-getolnya. Biar kamu nggak dipotong PPH yang lumayan gede nilainya, sebaiknya kamu mengurus NPWP. Kalau merasa berat, pastikan suami/isetri atau ayah/ibu punya NPWP sehingga kamu bisa nebeng. Cuman ... apa susahnya ya ngurus NPWP sendiri?



3. Alamat email. Ini juga harus punya ya. Kalo nggak punya alamat email hari gini itu keterlaluan. Siapkan pula tandatangan versi digital jika ada tandatangan kontrak melalui e-mail.



4. Akun Socmed. Ini sebaiknya kamu punya juga buat networking (jangan baca: pedekate sama editor), bisa juga buat promo, bahkan jualan kalo mau. Nggak perlu punya banyak-banyak akun socmed kalo nggak suka. Cukup satu saja, semisal facebook. Tapi kalo merasa eksis sebagian dari pintu rejeki ya buka juga akun twitter dan instagram.



5. Blog. Masa sih perlu? Ya. Saya nggak mau jelasin panjang lebar. Buat saja dulu, lalu aktif menulis setiap hari di blog, nggak usah panjang lebar. Yang pentng disiplin dulu. Rasakan manfaatnya 3-6 bulan ke depan.



6. Gadget. Minimal smartphone. Biar kamu mudah dihubungi dan menghubungi pintu rejeki. Bisa juga buat mengeksplore ide.Saya kadang bete kalau susah menghubungi penulis lewat telepon.



7. Aplikasi. Nah, ini juga harus dimiliki. Cari aplikasi buat smartphone kamu yang cocok untuk kegiatan kepenulisan. Mulai dai kamus, alat pencatat, perekam, sampai buat mendokumentasi. Hapus aplikasi game yang bikin buang waktu.



8. Kartu nama. MUngkin keberadaannya mulai disepelekan. Tapi percayalah, kita membutuhkannya. Terutama ketika ketemu potential user/buyer, menjalin networking, dan lain sebaginya. Sudah pada bikin kartu nama, kan? Bikin juga versi digitalnya.



9. Alat tulis manual. Jangan sepelekan ya mentang-mentang ada smartphone, malas membawa pulpen/bolpoin atau notes. Kita tetap membutuhkan yang alat tulis manual ini. Siapa tahu ada yang harus ditandatangani secara manual sesegera mungkin.



10. .... (isi sendiri ya, biar ikut mikir)