Tuesday, August 25, 2015

Lima Novel Indonesia yang Paling Ditunggu Difilmkan



Mengangkat novel bestseller ke layar lebar sudah menjadi tradisi di Indonesia. Formula ini cukup menguntungkan bagi industri perfilman. Sebut saja Laskar Pelangi dan Ayat-Ayat Cinta. Nah, berikut ini adalah lima novel bestseller karya penulis Indonesia yang hingga saat ini dinantikan kehadirannya dalam wujud film layar lebar.

Dilan



Novel Dilan karya Pidi Baiq ini  sudah terbit dua judul dan keduanya mencatat rekor best sellers. Bercerita tentang kisah asmara masa SMA Dilan dan Milea dengan setting Bandung pada tahun 1990-an. Cukup menantang karena wajah Bandung yang dilukiskan di novel itu sudah berubah jauh.
Hal menantang  lainnya adalah pemilihan pemeran tokoh Dilan dan Milea. Sosok Dilan di dalam novel tidak pernah digambarkan ganteng namun mampu menarik. Selain itu harus bisa naik motor modif dan ngetrek di jalanan.

Ayah



Novel dari penulis best bellers Andrea Hirata ini banyak diimpikan ke layar lebar karena keberhasilan sebelumnya, yakni novel ke film  Laskar Pelangi. Novel ini ber cerita tentang hubungan ayah dan anak. Sabari, seorang laki-laki yang hanya mencintai dan sangat mencintai satu perempuan, Marlena. Bahkan bersedia menjadi ayah dari anak yang jelas bukan kandung. Menyayangi Zorro sepenuh hati, membesarkannya dengan cerita dan puisi, mengajarkan kebaikan hati dan ketulusan. Sayang, Lena diceritakan sebagai perempuan yang hanya menolak dan sangat membenci Sabari. Mungkin karena rupa Sabari yang tidak enak dipandang, sedang Lena adalah perempuan dengan senyum menawan.

Sabtu Bersama Bapak



Novel Karya Aditya Mulya ini bercerita tentang seorang bapak bernama Gunawan Garnida, yang memiliki seorang istri bernama Itje dan memiliki 2 orang anak; Satya dan Cakra. Sang bapak menderita kanker ketika kedua anaknya masih berusia muda. Menyadari umurnya yang tak lama lagi, sang bapak punya ide brilian untuk tetap 'menemani' langkah hidup anak-anaknya hingga mereka dewasa tanpa kehilangan sosok seorang bapak. Maka, sebelum meninggal, beliau memutuskan untuk merekam ratusan video dirinya bermodal sebuah handycam, yang berisi pelajaran hidup dan nasihat-nasihat—dengan bantuan sang istri.

Rindu



Novel Rindu karya Tere Liye ini bercerita mengenai kerinduan penumpang kapal Blitar Holland untuk menunaikan Ibadah Haji. Cerita ini berlatar tahun 1938, sehingga naik haji pada zaman itu merupakan perjalanan berbulan-bulan penuh perjuangan mengorbankan banyak waktu, tenaga harta bahkan nyawa.

“Setiap perjalanan selalu disertai oleh pertanyaan-pertanyaan.” Maka, kisah dalam buku ini adalah tentang pertanyaan-pertanyaan itu sendiri. Terdapat lima pertanyaan yang dibawa oleh penumpang kapal Blitar Holland, yang nantinya pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab seiring melajunya kapal Blitar Holland

In a Blue Moon




Novel karya penulis Illana Tan ini bercerita tentangLucas Ford, pemilik sebuah restoran terkenal bernama Ramses. Pada bulan Desember yang dingin, Lucas dikejutkan oleh rencana gila kakeknya, Gordon Ford. Kakeknya ternyata telah menetapkan seorang gadis bernama Sophie Wilson untuk menjadi tunangannya. Jika saja Sophie Wilson bukan seseorang yang membencinya, tentu masalahnya tidak serumit ini. Di sisi lain, tentu saja Sophie tidak setuju ditunangkan dengan orang yang pernah membuat hidupnya susah di masa lalu.