Friday, August 14, 2015

Manfaat Kacang Babi untuk Vitalitas Pria



Pakar farmasi Thailand, Supaporn Pitiporn, menyarankan para petani agar mengganti menanam ladang dan sawahnya dengan tanaman bermanfaat selain padi. Sebab padi akan sulit tumbuh di musim kemrau panjang. kalau dipaksakan pun tidak akan maksimal.

Salah satu tanaman yang disarankan adalah menanam dengan tanaman obat, salah satunya adalah 'ma mui'. Mengapa 'ma mui'? Karena berdasarkan sebuah penelitian di India, ma mui sangat bermanfaat untuk vitalitas pria. Tidak hanya untuk kekuatan ereksi, tapi juga kesuburan pria.

Ma mui  dapat meningkatkan fungsi ereksi pada pria, kata Supaporn, berdasarkan studi yang dilakukan di kota  Lucknow, India. Dari tes laboratorium yang dilakukan pada tikus, ramuan ditemukan manfaat yang memungkinkan hubungan seksual lebih sering dan lebih lama ereksi pada pria.
Tanaman ma mui sendri menyebar luas tak hanya di India tapi juga di Asi tenggara. Biasanya orang tidak menyukainya karena bulu-bulunya bisa membuat kulit gatal-gatal. tapi kalau manfaatnya tinggi, akankah dijauhi?

Di Indonesia, tanaman yang meiliki nama latin mucuna pruriens ini memiiki banyak nama. Ada yang menyebutnya kacang babi, kara benguk, ataupun koas.

Tanaman ini tumbuh merambat dengan tinggi 6 m. Daun dan polong yang masih muda dapat dimakan asal direbus terlebih dahulu. Bijinya yang sudah tua, bisa untuk pengganti kacang kedelai untuk membuat tempe.

 Di dalam pengobatan tradisional, rambut polong dicampur dengan sirop, air tebu atau madu untuk diijadikan suatu anthelminthic, tetapi sepertinya hanya berefek kecil. Ekstrak ethanol dari rambut di polong dan daun-daun mempunyai suatu obat penghilang sakit dan efek anti radang (anti inflammatory effect) pada tikus.

Di India Asam amino L-Dopa dari biji digunakan pengobatan Ayurveda untuk pembebasan gejala penyakit Parkinson. Tepung dari biji telah diuji Brazil untuk pengental makanan dan perekat. Biji Mucuna pruriens yang direbus mempunyai suatu reputasi sebagai suatu aphrodisiak.

Di Filipina, daunnya ditumbuk dan dicampur dengan garam, secara eksternal ditempelkan di pelipis dan dahi untuk menyembuhkan sakit kepala. Getah dari batang digunakan untuk menghentikan pendarahan dari luka kecil. Biji yang direbus adakalanya dimakan sebagai kacang-kacangan, polong muda dan daun muda digunakan sebagai sayur-mayur.

^_^