Thursday, October 1, 2015

Kisah Tentara Tampan dari Pasukan Khusus Paragliding TNI AD




Kesibukan Sersan satu Danang Amri Arasyid kian terlihat menjelang peringatan HUT TNI pada 5 Oktober nanti di Pelabuhan Indah Kiat, Banten. Anggota TNI AD ini siap memeriahkan acara tersebut bersama rekan-rekannya yang tergabung di dalam pasukan khusus paragliding army. Apa itu paragliding army?

“ Paragliding army merupakan tim yang dibentuk untuk kesiapan operasionalitas satuan lintas udara,“ jelas pria kelahiran Banda Aceh, 10 April 1991. Intinya sih, satuan ini memiliki keistimewaan yang lebih dari sekadar atlet olahraga terjun payung umumnya. Bahkan cara terjun dan alat terjunnya juga unik lho.

“Cara kami landing maupun take off menggunakan kaki sendiri atau tidak menggunakan roda dan landasan khusus,” tambah Danang tentara dari kesatuan Brigif Linud 18/2 Malang, Jawa Timur. “Keterampilan yang kami miliki adalah kemampuan untuk menggabungkan keterampilan  terbang, kecepatan, manuver maju, dan teknik terbang dengan akurasi tinggi.”



Danang  yang senantiasa mengenakan pakaian dinas lapangan ini mengaku bangga bisa menjadi bagian dari tim ini. “Untuk TNI baru dibuka dua gelombang sampai saat ini,” katanya sambil tersenyum. Sulitkah untuk menjadi anggota kesatuan ini? “Tidak ada syarat khusus sebanrnya. Biasanya direkrut dari satuan yang sudah memiliki spesifikasi  freefall dan terjun static , serta tidak takut ketinggian. Pokoknya anggota yang mumpuni.”

Pelatihan khusus untuk pasukan ini dilakukan selama satu 1,5 bulan. “Pasukan ini nantinya untuk pendadakan lintas udara di dalam daerah yang sulit dijangkau pasukan infanteri biasa. Dukungan pesawat pun terbatas Hercules C130 atau tidak ada dukungan sama sekali. Tugas pokok kami adalah infiltrasi udara atau penyusupan melalui udara,” kata pria ganteng yang mengaku masih lajang ini.



Selain bangga menjadi anggota satuan khusus, Danang juga senang bergabung di paragliding army lantaran bisa memenuhi hobinya traveling. “Seru banget bisa keliling Indonesia.  Belum lama ini kami diundang ke Papua untuk perayaan HUT RI. Jadinya saya makin tahu banyak tentang Indonesia,” katanya.

 “Sekarang satuan kami banyak dilirik pejabat daerah untuk mengisi kegiatan besar. Tapi karena anggota kami dari TNI saja hanya 30 orang, jadi terkadang merasa kekurangan orang,” jelas pemilik akun instagram @danangarasyid ini.

Ngomong-ngomong, pasukan ini bisa nggak ya ngajak cewek-cewek cantik terjun tandem?

“Saat ini kami masih mahirkan solo terbang dulu,” elak Danang tersipu.

Waaah, sayang banget. Padahal kalau bisa, pasti sudah banyak yang antre pengen tandem sama tentara ganteng satu ini.