Monday, November 9, 2015

Dhika Bayangkara, Kiper Ganteng dari PS TNI



Nama Dhika Bayangkara sudah tak asing lagi bagi pecinta sepakbola nasional. Selain karena kepiawaiannya menjaga gawang, juga ketampanannya yang bikin para wanita penonton berteriak histeris melihat penampilannya. Padahal, pria kelahiran Kuningan, Jawa barat ini aslinya bukan seorang penjaga gawang.

“Sebenarnya saat kecil saya main di gelandang. Tapi suatu hari di tim saya nggak ada kiper, lalu pelatih menunjuk saya menggantikan kiper. Nggak tahunya tim saya menjadi juara satu. Sejak itulah saya tertarik jadi penjaga gawang,” jelas Dhika yang mengawali prestasi sepakbolanya saat ikut seleksi POPWIL Kuningan hingga ke tingkat Jawa Barat, hingga bergabung ke dalam tim Persija U-21.

Prestasi Dhika kian berkibar ketika bergabung di klub PPSM Magelang  yang masuk divisi utama, lalu pindah ke Persiba Balikpapan,  Persekap Kota Pasurauan, Persikad  Depok, dan sekarang di PSMS Medan.

 “Saat di Persija U-21 saya mengikuti program bintara TNI khusus atlet sepakbola. Akhirnya saya  alhamdulillah lulus secaba 2010-2011,” ujar anggota satuan PUSPOM TNI AD ini.



Bergabung menjadi TNI membawa berkah tersendiri bagi Dhika. Saat kompetisi liga tanah air meredup, Dhika bisa mencurahkan perhatiannya kepada tugas utamanya sebagai seorang prajurit. “Saya kembali berdinas dan latihan bersama tim PSAD Mabesad,” papar Dhika.

Pria berpangkat sersan dua (Serda) mengaku karir sepakbolanya selalu mendapat dukungan penuh dari kesatuannya. Menjelang perebutan Piala Jendral Sudirman, pria kelahiran 29 April 1991 ini malah diminta membela tim PS TNI.

“Sekarang saya bertugas sebagai prajurit TNI sesuai perintah komandan. Dan kebetulan tugas saya di sepakbola. Diberi kesempatan untuk ikut klab sepakbola adalah dukungan yang luar biasa dari kesatuan,” kata pemilik akun instagram @dhikabaya25 ini.



Sebagai seorang yang sudah mendarahdaging dengan sepakbola Dhika memiliki orientasi target di karirnya. “Saya ingin menunjukkan bahwa di TNI juga punya pesepakbola handal. Ya, syukur-syukur saya bisa menjadi pemain timnas Indonesia kelak,” harap pria yang ingin mengikuti kakeknya menjadi kiper handal ini.


Kalau target memiliki pasangan hidup? 

Pria tampan ini malu-malu mengaku masih single. "Belum dikasih sama Allah," katanya.

Wuah, padahal banyak  yang mau lho punya pacar seorang kiper plus tentara. Soalnya motto kiper itu,”Gawang aja abang jagain. Apalagi neng cantik.”