Friday, February 5, 2016

Nadiya Sering Dianggap Aneh Tekuni Sepak Takraw



Nama perempuan muda ini mungkin belum populer di telinga pecinta olahraga. Maklum saja, olahraga yang ditekuni  Nadiya Khayrah pun kurang populer di Indonesia, yakni sepak takraw. Padahal prestasi gadis muda kelahiran 19 Agustus 1997 ini tidak sedikit.

Sejak kelas 1 SMP, Nadiya sudah menjuarai Popda Sulawesi Selatan, lalu juara pertama Poprov tahun 2014,  dan di tingkat nasional pernah menyabet juara dua Kejurnas Sepak Takraw di Gorontalo. Saat ini atlet asal Sulawesi Selatan ini sedang sibuk mengikuti Kejurnas di Jawa Tengah.






"Di lingkungan masyarakat saya kadang dianggap aneh karena saya main sepak takraw. Banyak olahraga lain, tapi saya malah pilih takraw. Saya diamkan saja. Habis memang  sejak kecil saya jatuh cinta dengan takraw. Awalnya, saya senang melihat orang salto sambil menendang takraw. Akhirnya, ikut-ikutan dan keterusan jadi atlet," tutur atlet yang akan berlaga di PON 2016 di Jawa Barat ini.
  
Tak heran jika Nadya kemudian memilih berada di Pusat Pendidikan dan Olahraga Pelajar ketimbang sekolah umum. Pasalnya, Nadiya kini bisa tinggal seasrama dengan teman-teman atlet lainnya yang mengerti minatnya. 

"Satu asrama isinya 86 orang dari berbagai macam atlet. Suka dukanya banyak karena di sini kami dilatih mandiri. Bahkan kami juga dilatih kekompakan. Soalnya kalau salah satu, yang dihukum semuanya," tutur pemilik instagram @nadiya_khayrah. 

Kepada pemerintah, Nadiya berterima kasih banyak mau membiayai kehidupan atelet seusianya. "Semoga nanti semakin banyak sekolah-sekolah olahraga agar Indonesia menjadi gudang atlet berprestasi," ujar perempuan yang bermimpi kelak menjadi anggota polisi wanita maupun korps wanita angkatan darat.