Monday, May 9, 2016

Dokter Ganteng Ini Serius Meneliti Obat HIV/AIDS




Melihat sekilas penampilan pria bernama lengkap Ingga Yonico Martatino, saya menyangka dia seorang model atau eksekutif muda kosmopolitan. Ternyata, pria yang biasa disapa Nick ini adalah seorang dokter dan juga peneliti berprestasi. Salah satu minat penelitiannya dan terus dikembangkan adalah obat HIV/AIDS.


Salah seorang teman instagram saya meninggal karena HIV. Sepupu saya juga ada yang meninggal karena HIV karena barang terlarang. Dan saya juga saya kepada generasi muda bangsa ini, sehingga saya menekuni virus menggerogoti imun tubuh manusia ini," tutur lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta ini.



 Nick mengaitkan penelitiannya tentang HIV dengan daun kelor. "Indonesia kan kaya dengan flora dan faunanya yang bisa digunakan macam-macam obat farmakologi. Nah, kebetulan riset saya di bidang kesehatan fisik dan kesehatan mental. Jadi saya bersama tim melakukan penelitian pemanfaatan daun kelor untuk pasien HIV Aids dan gizi buruk serta diabetes. Penelitian tersebut mendapat penghargaan di Jepang dan Belanda," lanjut research coach bidang HIV untuk tiga negara NAT (Netherlands, Australia, Thailand) di Bangkok ini.

Keseriusan meneliti obat HIV ini juga membuatnya populer di kalangan dunia kesehatan mancangera. Sampai sempat-sempatnya diatawri menjadi ikon kondom  sebuah brand  internasional untuk Sexual Health Promotion. "Akhirnya meman jadi banyak tawaran beasiswa di luar negeri. Tentu hal ini bagus untuk mengamati pergaulan dan gaya hidup sehat di beberapa negara," tutur Master of Public Helath dari The Hebrew University of Jerusalem ini.


Salah satu fakta yang sempat diamati Nick adalah negeri Jepang yang industri pornografi marak tapi penderita HIV bisa dibilang nol. "Karena mereka punya kebiasaan yang patuh untuk menjaga kesehatan," jelas Nick.

Nick berharap di indonesia semakin banyak peneliti. "Karena peneliti itu ibarat matahari yang memberikan sinar. Sinarnya itu akan menerangi dunia. Dan di Indonesia jika banyak penelitian, kita tidak perlu tergantung dengan obat-obatan ataupun barang impor," tuntas cucu Jenderal Soemitro ini bersemangat.