Friday, August 12, 2016

Agar Mendapat Restu Menikah dari Ayahnya


Sudah punya pasangan dan ingin segera menikah? Bagi sebagian orang mungkin perkara lamaran bukanlah masalah. Apalagi pada era modern seperti ini, melamar untuk menikahi pujaan hati tak seribeut dulu kala.  Tapi bagi sebagian pria, perkara melamar tetap saja bikin pusing.

Biar tidak maju-mundur melamar gadis pujaan hati kepada ayahnya, mungkin beberapa saran ini bisa jadi pertimbangan.


Sebelum menemui ayahnya, coba deh tanya dulu sama pasanganmu. Benarkah dia mau diajak nikah sama kamu. Jangan sampai kamu capek-capek melamar, nggak tahunya ketika si Ayah menanyakan kepada putrinya, ternyata dia nggak mau sama kamu. Jangan terlalu percaya diri pasanganmu pasti mau diajak nikah sebelum kamu tanyakan.




Sebelum menemui ayahnya untuk melamar, kamu harus kenal lebih dulu dengan si ayah. jangan cuma kenalan lewat media sosial atau email. Sebisa mungkin sudah pernah bertemu beberapa kali. Jika sudah kenal, maka pembicaraan lamaran akan lebih santai karena sudah saling tahu satu sama lain.




Dalam pembukaan percakapan dengan si Ayah, kamu harus uraikan dulu sebab musabab kamu ingin melamar anak gadis dari pria di depanmu. Ungkapkan penilaian yang baik-baik dari pasanganmu. Jangan bilang nggak bisa. Bagaimana kamu akan menikahi gadis yang tidak kamu ketahui sama sekali. Carilah pula kecocokan di antara kamu dan pasanganmu. Nggak perlu ceritakan kekurangan pasanganmu ataupun dirimu sendiri.




Saat mengungkapkan keinginan untuk meminang pasanganmu, bicaralah dengan nyaring dan jelas. Kamu harus tampak tegas dengan keputusan melamar kepada si ayah. Jangan lembek atau gagap, itu berarti kamu kurang siap menghadapi pernikahan.




Kamu juga harus siap dengan pertanyaan, apa rencananya kalau menikah nanti? Nah, jangan niat kamu hanya menikahi anak orang. Nikah itu panjang urusannya. Kamu harus jelaskan jangka pendek dan jangka panjang. Misalnya saja bagaimana nanti kamu tinggal, pekerjaanmu, dan juga hal-hal positif yang bisa meyakinkan ayahnya.



Jangan biarkan si ayah menggantung lamaranmu. Jika sudah menguraikan maksud, tujuan dan rencana melamar si dia, kamu bisa tanyakan jawaban dari si ayah. Tidak perlu terlalu mendesak. Kita bisa menebak dari bahasa tubuh si ayah jika dia senang denganmu atau tidak menyetuju lamaranmu.





Bagaimana jika lamarnmu ditolak? Ya, biar bagaimanapun kita harus mempersiapkan diri saat melamar gadis yang kita dambakan. Bisa saja ditolak, kan? Siapkan mental untuk menerima penolakan saat melamar. Bisa saja saat berbincang si Ayah mengetahui kekuranganmu atau salah faham. Nah, sebaiknya saat ditolak coba tanyakan alasannya, jika kamu perlu klarifikasi, ya lakukanlah. tapi jika memang si Ayah keukeuh menolakmu, nggak perlu risau. Tinggalkan pasanganmu sendirian... kamu sebagai lelaki bisa mencari penggantinya kok.